Pemkab Bogor Pastikan Stok Blanko e-KTP Aman Hingga Akhir Tahun

- Pewarta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) aman hingga akhir tahun 2026. Saat ini, stok blanko e-KTP yang tersedia mencapai 640.000 keping.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah mengatakan ketersediaan blanko tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat yang telah melakukan perekaman data dapat segera memperoleh e-KTP.

“Alhamdulillah stok blanko e-KTP kita aman hingga akhir tahun. Sehingga dapat dipastikan masyarakat yang sudah melakukan perekaman data, tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan e-KTP,” ujar Renaldi, Jumat (28/8).

Selain memastikan ketersediaan blanko, Disdukcapil Kabupaten Bogor terus memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan dengan menghadirkan layanan pencetakan e-KTP di tingkat kecamatan.

Saat ini, layanan tersebut telah diuji cobakan di 10 kecamatan sebagai bagian dari program percontohan sebelum diperluas ke seluruh 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Kita ujicobakan di 10 kecamatan didasarkan pada kriteria keterjangkauan dan jumlah penduduk yang tinggi,” jelas Renaldi.

Adapun 10 kecamatan yang menjadi lokasi percontohan yakni Sukajaya, Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, Jonggol, Cisarua, Sukamakmur, Gunung Putri, Citeureup, dan Ciomas.

Renaldi menjelaskan, pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan aspek keterjangkauan pelayanan serta jumlah penduduk yang cukup tinggi. Dengan demikian, masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan dapat memperoleh layanan administrasi kependudukan dengan jarak yang lebih dekat.

“Program ini sesuai dengan arahan Bupati Bogor agar masyarakat tidak kesulitan dan jarak untuk memperoleh pelayanan administrasi kependudukan semakin dekat,” ujarnya.

Pelayanan di kecamatan percontohan mencakup berbagai layanan administrasi kependudukan, termasuk pencetakan e-KTP. Masyarakat cukup membawa persyaratan yang diperlukan dan apabila ketersediaan alat serta bahan terpenuhi, pencetakan e-KTP dapat diselesaikan pada hari yang sama.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Kerahkan Puluhan Truk Sampah dan Alat Berat Tangani Tumpukan Sampah Liar Di Desa Cikopo

Untuk mendukung pelayanan tersebut, Disdukcapil menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari mesin cetak, blanko e-KTP hingga tinta cetak.

Renaldi menambahkan, dukungan jaringan internet yang stabil juga menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan.

Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki 38 loket pelayanan administrasi kependudukan yang tersebar di 20 loket di Cibinong, tujuh kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di kecamatan, satu Mal Pelayanan Publik, serta 10 kecamatan percontohan.

Jam operasional pelayanan administrasi kependudukan mengikuti jam kerja kecamatan, yakni Senin hingga Jumat. Namun, Disdukcapil membuka kemungkinan pelayanan pada hari libur apabila terdapat potensi dan kebutuhan masyarakat.

Ke depan, seluruh kecamatan ditargetkan mampu memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung, termasuk pencetakan e-KTP. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi mendatangi UPT atau kantor pusat Disdukcapil hanya untuk mencetak dokumen kependudukan.

“Dulu masyarakat hanya bisa melakukan perekaman di kecamatan, sementara cetak e-KTP harus di UPT yang melayani beberapa kecamatan. Sekarang, masyarakat cukup datang ke kecamatan dan KTP bisa dicetak di tempat,” tutup Renaldi.

Pemkab Bogor terus mendorong penguatan pelayanan administrasi kependudukan agar semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memastikan proses penerbitan dokumen kependudukan berjalan cepat, tepat, dan efisien.

Berita Terkait

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
CFD Tegar Beriman Jadi Ruang Tumbuh UMKM, Omzet Pedagang Capai Rp158,5 Juta
Warga Citeureup Terbantu Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Perumda Pasar Tohaga Segera Hadirkan Bioskop di Pasar Leuwiliang
Disparekraf Kabupaten Bogor Perkuat Kompetensi Pengelola Desa Wisata
Hutan Kota Kabupaten Bogor Capai 177,26 Hektare, 67.696 Pohon Telah Tertanam
APKASI Otonomi Expo 2026 Dibuka Wamendagri, Kabupaten Bogor Promosikan Produk Unggulan dan Potensi Investasi
Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Masuk Top 15 Jabar, Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Potensi Lokal

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:46 WIB

CFD Tegar Beriman Jadi Ruang Tumbuh UMKM, Omzet Pedagang Capai Rp158,5 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Warga Citeureup Terbantu Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Perumda Pasar Tohaga Segera Hadirkan Bioskop di Pasar Leuwiliang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Disparekraf Kabupaten Bogor Perkuat Kompetensi Pengelola Desa Wisata

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:06 WIB

APKASI Otonomi Expo 2026 Dibuka Wamendagri, Kabupaten Bogor Promosikan Produk Unggulan dan Potensi Investasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Masuk Top 15 Jabar, Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Potensi Lokal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Stok Blanko e-KTP Aman Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Berita Bogor

Perumda Pasar Tohaga Segera Hadirkan Bioskop di Pasar Leuwiliang

Sabtu, 29 Agu 2026 - 17:54 WIB