Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Masuk Top 15 Jabar, Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Potensi Lokal

- Pewarta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Disparekraf terus mendorong pengembangan desa wisata dengan memperkuat kapasitas pengelola, meningkatkan kualitas destinasi, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan.

Alhasil, desa wisata di Kabupaten Bogor terus menunjukkan perkembangan dan daya saing di tingkat Jawa Barat. Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara berhasil masuk jajaran Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik pada ajang Smiling West Java Integrated Tourism Destination Management Award (SWJ ITDMA) 2026.

Kedua desa wisata tersebut berhasil menyisihkan peserta lainnya dari total 44 desa/kampung wisata yang mengikuti ajang tersebut melalui proses seleksi portofolio digital. Pengumuman Top 15 disampaikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada 29 Juli 2026.

Capaian tersebut menunjukkan semakin berkembangnya kemampuan desa wisata di Kabupaten Bogor dalam mengelola potensi lokal menjadi daya tarik wisata yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan pengalaman yang autentik bagi wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengapresiasi capaian Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa desa wisata di Kabupaten Bogor memiliki potensi dan daya saing untuk berkembang di tingkat yang lebih luas.

“Prestasi di SWJ ITDMA 2026 ini membuktikan bahwa desa wisata kita memiliki daya saing tangguh di tingkat provinsi. Kami berkomitmen terus menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurut Ria, kekuatan desa wisata tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi produk dan pengalaman wisata. Karena itu, penguatan kapasitas pengelola, masyarakat, pelaku UMKM, serta unsur pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam pengembangan desa wisata.

Baca Juga :  Pasar Hewan Jonggol Dilengkapi Fasilitas Hotel Hewan

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparekraf Kabupaten Bogor, Yuliana Idrus, menjelaskan, Gunung Malang dan Tugu Utara memiliki keunggulan dalam menerapkan standar pengelolaan pariwisata 5A, yaitu Administrasi, Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, dan Advertising.

Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan kearifan lokal 5K khas Jawa Barat, yakni Kadeuleu, Kaambeu, Kadangu, Karaba, dan Karasa.

“Perpaduan tersebut berhasil menghadirkan pengalaman wisata holistik. Mereka tidak hanya rapi secara tata kelola dan fasilitas, tetapi juga sukses menyajikan pengalaman sensorik otentik yang berakar pada budaya Sunda,” jelas Yuliana.

Pengembangan desa wisata tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata berbasis masyarakat. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung, desa wisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pertumbuhan UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, jasa pariwisata, hingga penciptaan lapangan kerja.

Sebagai finalis Top 15 SWJ ITDMA 2026, Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara akan mendapatkan coaching clinic dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemkab Bogor melalui Disparekraf juga akan terus memberikan pendampingan untuk meningkatkan kesiapan kedua desa menghadapi tahapan berikutnya.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat menghantarkan Gunung Malang dan Tugu Utara melaju ke tingkat nasional melalui ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026.

Capaian dua desa wisata tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi desa-desa wisata lainnya di Kabupaten Bogor untuk terus menggali dan mengembangkan potensi masing-masing. Dengan mengedepankan kekuatan alam, budaya, kreativitas masyarakat, dan kearifan lokal, desa wisata diharapkan semakin mampu menjadi destinasi unggulan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Manfaatkan Drone Thermal, Lacak Titik Panas Tersembunyi di TPA Galuga
Tengah Malam Bupati Bogor Rudy Susmanto Kembali Turun Ke TPA Galuga Pastikan Api Padam Total
Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang
Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global
Pemkab Bogor Hadirkan Ruang Ramah Anak Lewat Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi
Pemkab Bogor Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ciampea
Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan
Pemkab Bogor Sediakan 4.000 Nasi Bungkus untuk Petugas dan Relawan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:29 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Manfaatkan Drone Thermal, Lacak Titik Panas Tersembunyi di TPA Galuga

Senin, 14 September 2026 - 08:20 WIB

Tengah Malam Bupati Bogor Rudy Susmanto Kembali Turun Ke TPA Galuga Pastikan Api Padam Total

Minggu, 13 September 2026 - 23:21 WIB

Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang

Minggu, 13 September 2026 - 16:18 WIB

Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global

Minggu, 13 September 2026 - 11:43 WIB

Pemkab Bogor Hadirkan Ruang Ramah Anak Lewat Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi

Sabtu, 12 September 2026 - 19:53 WIB

Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:15 WIB

Pemkab Bogor Sediakan 4.000 Nasi Bungkus untuk Petugas dan Relawan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Sabtu, 12 September 2026 - 13:50 WIB

Pemkab Bogor Bersinergi dengan BPS Perkuat Akurasi Data Sosial Ekonomi

Berita Terbaru

Berita Bogor

Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang

Minggu, 13 Sep 2026 - 23:21 WIB