Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

- Pewarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat upaya pengendalian banjir melalui normalisasi Sungai Cibeuteung di Desa Candali, Kecamatan Rancabungur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir, melindungi lahan pertanian masyarakat, menjaga kelancaran mobilitas warga, sekaligus mendukung rencana pembangunan kawasan di wilayah tersebut.

 

Camat Rancabungur, Dita Aprillia, mengungkapkan bahwa usulan normalisasi Sungai Cibeuteung I disampaikan kepada Bupati Bogor dalam rapat koordinasi normalisasi sungai sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang selama ini terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

“Wilayah Kampung Candali menjadi salah satu kawasan yang kerap terdampak banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi. Meskipun tidak banyak permukiman, banjir berdampak pada lahan pertanian palawija milik masyarakat. Selain itu, salah satu ruas jalan kabupaten juga sering tergenang sehingga menghambat mobilitas warga,” ujar Dita, Sabtu (1/8).

 

Ia menjelaskan, normalisasi Sungai Cibeuteung I merupakan bagian dari penataan sistem aliran sungai secara menyeluruh di wilayah Rancabungur. Sebelumnya, normalisasi telah dilakukan di Sungai Cibarengkok pada 2025 dan saat ini pekerjaan juga berlangsung pada aliran sungai dari Ciseeng menuju Parung.

 

“Keberadaan Sungai Cibeuteung I yang berada di antara kedua aliran tersebut menjadikan normalisasi sebagai kebutuhan penting agar fungsi sungai berjalan optimal,” jelasnya.

 

Menurut Dita, upaya ini juga mendukung rencana pembangunan kawasan sport center di Kecamatan Rancabungur. Dengan kondisi aliran sungai yang lebih baik, potensi genangan dapat diminimalkan sehingga pembangunan maupun pemanfaatan kawasan di masa mendatang dapat berlangsung lebih aman.

 

“Saat ini pekerjaan normalisasi telah memasuki hari kedua. Dari total panjang sekitar 1,2 kilometer, kurang lebih 500 meter aliran sungai telah berhasil dinormalisasi. Pemerintah memperkirakan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu lima hingga enam hari ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128 Rampungkan Bangun Jalan 5,2 Kilometer dan Infrastruktur di Cigudeg

 

Ia menambahkan, proses pengerjaan menghadapi tantangan berupa endapan sedimen yang cukup tebal serta banyaknya rumpun bambu yang menutupi aliran sungai. Untuk mendukung percepatan pekerjaan, Pemkab Bogor mengerahkan alat berat jenis excavator long arm agar pengerukan dapat menjangkau area yang sulit diakses.

Dita juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai. Menurutnya, sampah menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya aliran air yang berpotensi memicu banjir.

“Pemerintah sudah melakukan upaya normalisasi sungai. Kami berharap masyarakat juga berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak lagi membuang sampah ke daerah aliran Sungai Cibeuteung I. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat normalisasi dapat dirasakan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Selain normalisasi Sungai Cibeuteung I, Pemkab Bogor juga melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang aliran Sungai Cidepit dan Sungai Kuripan. Sosialisasi kepada pemilik bangunan telah dilakukan selama kurang lebih 30 hari, dan sebagian besar masyarakat telah melakukan pembongkaran secara mandiri.

Setelah seluruh proses penertiban rampung, Pemkab Bogor akan melanjutkan penataan kawasan melalui penanaman pohon di sepanjang sempadan Sungai Cidepit dan Sungai Kuripan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat fungsi sempadan sungai dalam mendukung pengendalian banjir.

Berita Terkait

Bupati Bogor Dorong Animalium Jadi Destinasi Edukasi, Riset, dan Wisata Unggulan Kabupaten Bogor
Pemkab Bogor Tata Kembali Kawasan Puncak, Rest Area, Polsek Cisarua, dan Infrastruktur Strategis Lebih Representatif
Bupati Bogor Ajak Warga Berolahraga dan Dukung UMKM Lokal
Anjuran Kenakan Pakaian Adat Sunda di CFD Tegar Beriman Disambut Positif Pelaku UMKM dan Warga
Warga Optimistis Timnas Indonesia Menang atas Vietnam Saat Berlaga di Stadion Pakansari
CFD Jadi Etalase Budaya, Bupati Bogor Dorong Pedagang UMKM Kenakan Pakaian Adat
Jelang Indonesia vs Vietnam, Bupati Rudy Kerahkan ASN dan Petugas Kebersihan Korve Stadion Pakansari
Korem 061/SK Dukung Gagasan Bupati Rudy Susmanto Wujudkan Jalur Bomang sebagai Kawasan Pertanian Terpadu

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Bupati Bogor Dorong Animalium Jadi Destinasi Edukasi, Riset, dan Wisata Unggulan Kabupaten Bogor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Pemkab Bogor Tata Kembali Kawasan Puncak, Rest Area, Polsek Cisarua, dan Infrastruktur Strategis Lebih Representatif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Bupati Bogor Ajak Warga Berolahraga dan Dukung UMKM Lokal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Anjuran Kenakan Pakaian Adat Sunda di CFD Tegar Beriman Disambut Positif Pelaku UMKM dan Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Warga Optimistis Timnas Indonesia Menang atas Vietnam Saat Berlaga di Stadion Pakansari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Jelang Indonesia vs Vietnam, Bupati Rudy Kerahkan ASN dan Petugas Kebersihan Korve Stadion Pakansari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:41 WIB

Korem 061/SK Dukung Gagasan Bupati Rudy Susmanto Wujudkan Jalur Bomang sebagai Kawasan Pertanian Terpadu

Berita Terbaru

Berita Bogor

Bupati Bogor Ajak Warga Berolahraga dan Dukung UMKM Lokal

Minggu, 2 Agu 2026 - 17:33 WIB