210 Perangkat Desa Lulus SPD 2025, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Di Tingkat Desa

- Pewarta

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan IPB University berhasil meluluskan 210 perangkat desa se-Kabupaten Bogor yang mengikuti program Sekolah Pemerintahan Desa angkatan V tahun 2025. Prosesi wisuda dilaksanakan di Gedung Graha Widya Wisuda IPB University, Dramaga, Selasa (23/12).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola pemerintahan di tingkat desa, di mana sebanyak 210 wisudawan telah dinyatakan lulus setelah menyelesaikan pembelajaran partisipatif selama lima bulan, terhitung sejak Agustus hingga Desember 2025.

Para wisudawan tersebut terdiri dari 70 Kepala Desa yang berasal dari 38 kecamatan di Kabupaten Bogor, serta 140 perangkat desa yang bertugas sebagai operator pendamping, yang mencakup 70 operator spasial dan 70 operator sosial. Selama masa pendidikan, para peserta telah dibekali dengan berbagai kompetensi strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan dan transformasi desa hingga teknik pemetaan serta metode pendataan sosial.

Program yang merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Bogor dengan IPB University ini diharapkan dapat menjadi awal bagi para perangkat desa untuk bekerja lebih optimal demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang.

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Hadijana menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari “Membangun Desa” menjadi “Desa yang Membangun”. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 serta visi Astacita Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan dari tingkat bawah.

“Desa kini diposisikan sebagai subjek pembangunan yang memiliki kewenangan luas serta dukungan anggaran yang besar,” tandas Hadijana.

Hadijana menyampaikan bahwa bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor bagi desa telah mengalami kenaikan signifikan, dari yang semula Rp1 miliar menjadi Rp1,5 miliar. Namun, seiring dengan besarnya dana yang dikelola. Bupati Bogor mengingatkan para pemimpin desa untuk senantiasa memegang teguh prinsip good governance, yakni transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan berkeadilan.

Baca Juga :  Kloter Pertama Jemaah Haji Kabupaten Bogor Berangkat ke Tanah Suci

“Diharapkan para lulusan SPD angkatan V tahun 2025 mampu menjadi pemimpin yang “Cageur, Bener, Pinter” sehat jasmani dan rohani, benar dalam berperilaku, serta cerdas dalam mengambil keputusan,” ujar Hadijana.

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet mengungkapkan, program Sekolah Pemerintahan Desa merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencetak aparatur desa yang cerdas, profesional, dan adaptif terhadap perubahan. Program ini digagas melalui IPB University bersama Fakultas Ekologi Manusia untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia desa melalui pendidikan formal.

“Desa merupakan fondasi utama pembangunan bangsa, mulai dari ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Alim.

Alim menjelaskan, aparatur desa tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai co-creator dalam transformasi pembangunan desa. Aparatur desa dinilai sebagai ujung tombak perubahan yang mampu menghubungkan kampus dengan masyarakat.

“Sehingga hasil riset dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dapat diterapkan secara nyata dan sesuai kebutuhan masyarakat desa,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan desa berbasis data melalui pemanfaatan inovasi Data Desa Presisi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen bagi aparatur desa dalam perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, serta percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global, seperti krisis pangan dan perubahan iklim.

“Saya berharap para alumni menjadi motor perubahan di desa masing-masing dengan mengedepankan prinsip inovasi, transparansi, dan partisipasi masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” ucapnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Kota Batu Kecamatan Ciomas, Ratna Wulansari yang menjadi lulusan terbaik SPD angkatan V tahun 2025 menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Rektor IPB University, kepala sekolah, para dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SPD.

Baca Juga :  Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menteri AHY Tandatangani Nota Kesepahaman Untuk Tujuan Ini

“Saya menilai pendampingan dan pembelajaran yang diberikan telah membekali para kepala desa dengan pengetahuan dan nilai-nilai kepemimpinan yang dibutuhkan di lapangan,” tutur Ratna.

Ia menerangkan, Sekolah Pemerintahan Desa yang kami jalani sungguh luar biasa. Kami datang dengan keterbatasan, namun disini kami diajarkan bagaimana menjadi kepala desa yang profesional, transparan, dan akuntabel. Pendidikan di IPB University tidak hanya memberikan pengetahuan teknis pemerintahan, tetapi juga membentuk karakter dan integritas aparatur desa.

“Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran dan ketulusan demi kepentingan masyarakat,” terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perjuangan mengikuti Sekolah Pemerintahan Desa merupakan bentuk pengabdian bagi Kabupaten Bogor, masyarakat desa, dan bangsa Indonesia. Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan untuk mencetak aparatur pemerintahan desa yang unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Pastikan Malam Tahun Baru Kondusif, Bupati Bogor Bersam Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan dan Car Free Night Malam Tahun Baru 2026
Bupati Bogor Harap Tahun 2026 Jadi Momentum Perkuat Kekompakan dan Pelayanan Publik Yang Lebih Baik
Pemkab Bogor Raih Anugerah Sri Baduga 2025, Bukti Komitmen Bangun Desa dan Kelurahan
Pemkab Bogor Sukses Laksanakan 546 GMP, Capai 2.300 Ton Distribusi Pangan Dan Jangkau Hingga 1,6 Juta Warga
Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Bantuan Keuangan, Percepat Pembangunan Desa
Rudy Susmanto Akan Rehabilitasi Masjid Raya di 40 Kecamatan
Rudy Susmanto Sebut Kekompakan ASN Jadi Kunci Utama Keberhasilan Pembangunan Bogor
Bupati Bogor Targetkan Pembangunan Flyover Bomang – Tegar Beriman Pada Tahun 2027

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:17 WIB

Pastikan Malam Tahun Baru Kondusif, Bupati Bogor Bersam Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan dan Car Free Night Malam Tahun Baru 2026

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:17 WIB

Bupati Bogor Harap Tahun 2026 Jadi Momentum Perkuat Kekompakan dan Pelayanan Publik Yang Lebih Baik

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:17 WIB

Pemkab Bogor Raih Anugerah Sri Baduga 2025, Bukti Komitmen Bangun Desa dan Kelurahan

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:39 WIB

Pemkab Bogor Sukses Laksanakan 546 GMP, Capai 2.300 Ton Distribusi Pangan Dan Jangkau Hingga 1,6 Juta Warga

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:59 WIB

Rudy Susmanto Akan Rehabilitasi Masjid Raya di 40 Kecamatan

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:59 WIB

Rudy Susmanto Sebut Kekompakan ASN Jadi Kunci Utama Keberhasilan Pembangunan Bogor

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:59 WIB

Bupati Bogor Targetkan Pembangunan Flyover Bomang – Tegar Beriman Pada Tahun 2027

Senin, 29 Desember 2025 - 14:29 WIB

Bupati Bogor Turun Ke Lapangan Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Berita Terbaru

NASIONAL

PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026

Kamis, 1 Jan 2026 - 07:30 WIB