Sekolah Rakyat Permanen Jasinga Berkapasitas Ribuan Siswa

- Pewarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Bogor di Jasinga, Jumat (21/8). Sekolah tersebut memiliki kapasitas hingga 1.000 siswa, dan mengawali operasionalnya dengan 270 peserta didik sebagai angkatan pertama.

 

Sekolah Rakyat Permanen Jasinga memiliki kapasitas maksimal hingga 1.000 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Kehadirannya diharapkan dapat memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang menghadapi keterbatasan sosial dan ekonomi.

 

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan hari ini bukan sekadar dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Hari ini kita membuka harapan baru, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak Kabupaten Bogor untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ajat saat membacakan sambutan Bupati Bogor.

 

“Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Permanen Jasinga menerima 270 siswa yang terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA,” ujar Ajat.

 

Para siswa tersebut menjadi angkatan pertama yang mengikuti pendidikan di kampus permanen Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor. Sekolah ini menerapkan sistem pendidikan berasrama atau boarding school dengan seluruh kebutuhan utama peserta didik ditanggung negara.

 

Fasilitas yang diberikan mencakup pendidikan, asrama, konsumsi, seragam, hingga perlengkapan belajar. Konsep tersebut dirancang untuk memberikan lingkungan pendidikan yang mendukung sehingga siswa dapat fokus belajar sekaligus mengembangkan potensi dan karakter.

 

“Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya Desil 1 dan Desil 2, yang berisiko putus sekolah atau menghadapi hambatan sosial ekonomi,” terang Ajat.

Baca Juga :  Masyarakat Antusias Nikmati Beragam Aktivitas di Car Free Day Tegar Beriman

 

Ajat menegaskan, pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari pembangunan Kabupaten Bogor. Pendidikan menjadi salah satu instrumen strategis untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa kemiskinan tidak menjadi warisan antargenerasi, dan pendidikan adalah jalan terbaik untuk memutus rantai tersebut,” tegasnya.

 

Sekolah Rakyat Permanen Jasinga merupakan kelanjutan dari program Sekolah Rakyat rintisan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Bogor sejak 2025. Sebelumnya, kegiatan pendidikan rintisan berlangsung di Sentra Terpadu Inten Soeweno untuk jenjang SMP dan Sentra Galih Pakuan untuk jenjang SMA.

 

Pelaksanaan MPLS pada 20–21 Agustus 2026 menjadi momentum dimulainya operasional Sekolah Rakyat Permanen Jasinga sekaligus menandai hadirnya fasilitas pendidikan berasrama dengan kapasitas hingga 1.000 siswa di Kabupaten Bogor.

 

“Selain Jasinga, Pemkab Bogor juga terus mengoptimalkan sejumlah lokasi sekolah rakyat rintisan di beberapa titik, di antaranya BNN Lido, Tagana Training Center, Pusbang Aparatur SDM Perhubungan, serta Perpustakaan Digital Kementerian Pertanian,” pungkasnya.

 

Pemkab Bogor berharap Sekolah Rakyat Permanen Jasinga dapat menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Kabupaten Bogor untuk memperoleh pendidikan yang layak, mengembangkan potensi, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Berita Terkait

Pemkab Bogor Lakukan Susur Sungai Cileungsi, Untuk Petakan Saluran Limbah Industri
Puskesmas Cimandala Kolaborasi dengan Kemensos Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi 100 Siswa Sekolah Rakyat
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tandatangani PKS Pengelolaan Sampah Bersama Pemkot Bogor, Percepat Pengolahan Sampah Menjadi Energi
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Tindak Lanjut Rekomendasi KPPU Terkait RSUD Parung
Pemkab Bogor Lanjutkan Distribusi Air Bersih, Kini Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenjo, Jonggol, dan Cariu
Melalui Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Bogor Serahkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
​TP-PKK dan DiskopUKM Dorong UMKM Kabupaten Bogor Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Akses Modal
Bupati Bogor Ajak Perkuat Iman dan Kebersamaan Lewat Shalat Subuh Berjamaah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Bupati Bogor Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda Untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKP PNS TNI AU, Perkuat Wawasan Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Puskesmas dan Posyandu Kabupaten Bogor Torehkan Prestasi dalam Akselerasi Imunisasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Data Jadi Dasar Percepatan Imunisasi, Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Jawa Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Diskominfo Perkuat Tata Kelola Aplikasi dan Website Pemerintah, Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Integritas Pendidikan Kabupaten Bogor Menguat, SPI 2026 Capai 75,46 Tembus Kategori Adaptif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dampingi Menko PMK, Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Maksimalisasi Sektor Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Menko PMK Dorong Revitalisasi Sekolah Diiringi Transformasi Pembelajaran Digital

Berita Terbaru