Rudy Susmanto Bangga, Panda Pertama Indonesia Lahir di Kabupaten Bogor

- Pewarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Kabupaten Bogor mencatat sejarah penting di bidang konservasi satwa liar internasional. Seekor bayi giant panda bernama Satrio Wiratama atau yang akrab disapa Baby Rio resmi menjadi panda pertama yang lahir di Indonesia. Kelahiran tersebut terjadi pada 27 November 2025 di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rasa bangga dan kehormatan atas keberhasilan Taman Safari Indonesia dalam mengembangbiakkan giant panda melalui kerjasama konservasi dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hal tersebut disampaikan saat mengunjungi Istana Panda Raksasa, Taman Safari Indonesia, Selasa (9/6).

“Taman Safari Indonesia merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Bogor. Kami merasa terhormat karena Taman Safari Indonesia di Kabupaten Bogor dapat bekerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok dalam program konservasi giant panda,” ujar Rudy Susmanto.

Menurutnya, kelahiran Baby Rio menjadi momen bersejarah karena merupakan panda pertama yang lahir di Indonesia sekaligus satu-satunya panda yang lahir di luar RRT pada tahun 2025.

“Ini menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami. Panda tersebut merupakan panda pertama yang lahir di Indonesia, sekaligus satu-satunya panda yang lahir di luar RRT pada tahun 2025. Ini menjadi catatan sejarah baru dan mudah-mudahan dapat menjadi jembatan penghubung yang semakin mempererat komunikasi serta hubungan antarnegara, antara Indonesia dan RRT,” katanya.

Rudy juga mengungkapkan bahwa kerja sama antara Taman Safari Indonesia dan Tiongkok tidak hanya terbatas pada konservasi panda, tetapi juga berkembang ke berbagai bidang lain, termasuk kesehatan hewan.

Bahkan dalam proses kelahiran Baby Rio, Taman Safari Indonesia mendatangkan tenaga ahli dan perawat satwa dari Tiongkok untuk memastikan kondisi induk dan anak panda tetap sehat serta mendapatkan penanganan terbaik.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Targetkan 570 Dapur MBG, Sebagian Sudah Beroperasi

“Karena panda ini bukan sekadar satwa konservasi, melainkan juga simbol hubungan persahabatan dan diplomasi yang baik antara Indonesia dan RRT,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Taman Safari Indonesia, Ester, mengatakan bahwa kelahiran Baby Rio bukanlah akhir dari sebuah pencapaian, melainkan awal dari kerja sama konservasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Bagi kami, kelahiran Baby Rio bukanlah akhir dari sebuah kisah sukses, melainkan awal dari kerja sama yang lebih luas dan bermakna. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat terus mempromosikan konservasi satwa liar, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian alam, serta memperkuat kerjasama konservasi internasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ester menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Tiongkok, khususnya China Wildlife Conservation Association (CWCA) dan China Conservation and Research Center for the Giant Panda (CCRCGP), yang telah memberikan pendampingan, penelitian, serta bantuan teknis hingga berhasil melahirkan Baby Rio di Indonesia.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Kehutanan, atas dukungan dan komitmennya dalam mendukung konservasi satwa liar dan kerja sama internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ester mengungkapkan rasa bangga karena Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berkenan memberikan nama Satrio Wiratama kepada bayi panda tersebut.

Menurutnya, nama Satrio Wiratama mencerminkan semangat perjuangan, keberanian, kemuliaan, dan budi luhur, sekaligus menjadi simbol persahabatan yang erat dan harmonis antara Indonesia dan Tiongkok.

Ester juga memberikan penghormatan kepada para pendiri Taman Safari Indonesia yang telah mewujudkan mimpi besar konservasi satwa liar hingga lahirnya Istana Panda Indonesia sebagai fasilitas konservasi berstandar internasional.

“Yang kita saksikan hari ini merupakan buah dari sebuah mimpi besar yang diperjuangkan selama bertahun-tahun, melewati berbagai tantangan dan perjalanan panjang hingga akhirnya dapat terwujud,” katanya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dongkrak Penjualan UMKM Lewat CFD

Kelahiran Baby Rio tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi dunia konservasi Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai pusat konservasi satwa internasional sekaligus simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok.

Berita Terkait

Rudy Susmanto Tegaskan Camat Adalah Ujung Tombak Pembangunan dan Representasi Bupati di Wilayah
Rudy Susmanto Wujudkan 45.152 Pohon di Hutan Kota, Jadi Warisan Hijau untuk Masa Depan Kabupaten Bogor
Bupati Bogor Rudy Susmanto Rangkul Pedagang, Berikan Ruang Usaha dengan Komitmen Bersama Menjaga Kebersihan
Pemkab dan Pemkot Bogor Sinergi Matangkan Persiapan Pembangunan PSEL dan BBMT di Galuga
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Sekolah Rakyat Jasinga, Investasi Besar Presiden untuk Cetak Generasi Emas Indonesia
Rudy Susmanto Perkuat Sinergi dengan Kemensos, Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Jasinga Berjalan Optimal
Pemkab Bogor Bersama Masyarakat Kolaborasi Lakukan Normalisasi Sungai di Rancabungur
Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat Tangani Tumpukan Sampah di Kali Baru, Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:40 WIB

Rudy Susmanto Tegaskan Camat Adalah Ujung Tombak Pembangunan dan Representasi Bupati di Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:04 WIB

Rudy Susmanto Wujudkan 45.152 Pohon di Hutan Kota, Jadi Warisan Hijau untuk Masa Depan Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:08 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Rangkul Pedagang, Berikan Ruang Usaha dengan Komitmen Bersama Menjaga Kebersihan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:02 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Sinergi Matangkan Persiapan Pembangunan PSEL dan BBMT di Galuga

Senin, 13 Juli 2026 - 16:58 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Sekolah Rakyat Jasinga, Investasi Besar Presiden untuk Cetak Generasi Emas Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:56 WIB

Pemkab Bogor Bersama Masyarakat Kolaborasi Lakukan Normalisasi Sungai di Rancabungur

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:49 WIB

Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat Tangani Tumpukan Sampah di Kali Baru, Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Normalisasi Kali Angke I Dilanjutkan, Fokus Tertibkan Bangunan Liar dan Bersihkan Sempadan Sungai

Berita Terbaru