BabeBogor.com – PT ANTAM Tbk UBPE Pongkor turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bogor yang diselenggarakan di Telaga Saat, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan hulu DAS Ciliwung tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, S.T., M.Si., bersama unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Rangkaian kegiatan meliputi pelepasliaran ikan dan burung, penanaman pohon, serta penyampaian pernyataan komitmen bersama para stakeholder untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui perawatan dan penjagaan pohon, penguatan harmoni ruang hijau, pelestarian sumber daya air, serta perlindungan keanekaragaman hayati.
Pada kesempatan tersebut, ANTAM UBPE Pongkor turut melaksanakan pelepasliaran 1.050 ekor ikan lokal jenis tawes dan nilem sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan penguatan ekosistem perairan.
Sepanjang tahun 2026, ANTAM telah menanam sebanyak 43.003 pohon. Jumlah tersebut terdiri atas 25.700 pohon yang ditanam di berbagai wilayah Kabupaten Bogor, meliputi kawasan hutan kota di Pakansari, Bojonggede, Tajurhalang, Kemang, Nanggung, Leuwiliang, dan Cileungsi, serta 17.303 pohon yang ditanam pada area reklamasi pascatambang UBPE Pongkor.
Pohon yang ditanam didominasi jenis lokal dan endemik seperti rasamala, saninten, puspa, kisireum, sempur, dan palahlar serta berbagai jenis pohon lainnya yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomi.
Java Region CSR & ER Subdivision Head PT ANTAM Tbk, Agustinus Toko Susetio, S.P., M.M., menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan memerlukan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Penanaman pohon, pelepasliaran ikan lokal, dan kegiatan pelestarian lingkungan lainnya merupakan bagian dari komitmen ANTAM untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat. Hingga pertengahan tahun 2026, ANTAM telah menanam lebih dari 43 ribu pohon, baik melalui program penghijauan bersama masyarakat maupun reklamasi area pascatambang. Kami percaya bahwa keberlanjutan lingkungan dan ketahanan masyarakat harus berjalan beriringan melalui kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (5 Juni 2026).
Selain kegiatan konservasi, ANTAM juga menjalankan berbagai program lingkungan yang terintegrasi dengan ketahanan pangan di Kecamatan Nanggung, antara lain Sundung Cisarua, Pepeling Cisangku, dan Gerakan Ramah Lingkungan untuk Ketahanan Pangan (Garitan) Kalong Liud.
ANTAM juga terus mendorong penerapan good mining practice dan berbagai eco-innovation dalam operasional perusahaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Melalui berbagai program tersebut, ANTAM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup, penguatan ketahanan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.***












