Penduduk Miskin di Kabupaten Bogor Turun dari 7,05% menjadi 6,25% di Tahun 2025

- Pewarta

Jumat, 21 November 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat penurunan angka kemiskinan yang signifikan pada tahun 2025. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Bogor turun menjadi 6,25 persen di 2025. Angka tersebut jauh lebih rendah dari persentase penduduk miskin di Provinsi Jawa Barat 7,46 persen dan Nasional 9,63 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang), Bambam Setia Aji menjelaskan, Kabupaten Bogor menjadi salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Jawa Barat sejak tahun 2007. Hal tersebut karena jumlah penduduk terbesar di tingkat Kabupaten/Kota, bahkan diperkirakan lebih 6 juta jiwa pada 2025 sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Walaupun jumlah penduduk miskin 446.790 orang berbanding dengan 6 juta Jiwa penduduk Kabupaten Bogor, Rasio kemiskinan di Kabupaten Bogor ini justru lebih rendah dari rata-rata provinsi Jawa Barat dan Nasional. Tren penurunan kemiskinan juga tercatat sejak 2021 dengan angka kemiskinan berada di 8,13 persen, kini turun ke 6,25 persen di 2025,” jelas Bambam.

Bambam mengungkapkan, artinya sekitar 120 ribu orang telah keluar dari zona kemiskinan dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata 24 ribu orang per tahun. Angka ini dianggap sebagai hasil nyata dari berbagai program pemerintah daerah yang menyentuh lapisan masyarakat miskin.

“Selain itu Kabupaten Bogor sudah terbentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Bogor dengan total alokasi anggaran di tahun 2025 mencapai 700 Milyar, Beberapa program utama yang disebut sebagai kontributor penurunan kemiskinan adalah, perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Tahun 2025 ditargetkan sebanyak 3.406 unit rutilahu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat tidak mampu,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, kemudian program hunian tetap yang menyediakan rumah layak bagi keluarga terdampak bencana alam. Program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan dan bantuan ekonomi mikro, untuk meningkatkan pendapatan warga miskin secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Imbau Masyarakat Agar Berhati-hati Selama Perjalanan Mudik

“Pemerintah daerah optimistis bahwa upaya berkelanjutan dalam pembangunan fisik dan pemberdayaan sosial akan semakin mempercepat penurunan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor, salah satunya di tahun di 2026 Bupati Bogor menganggarkan 1 Trilliun untuk jaminan kesehatan 100% Universal Health Coverage (UHC) bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.” kata Bambam.

Bambam menuturkan, meski demikian, Pemkab Bogor menyadari masih menghadapi tantangan serius. Jumlah penduduk 6 juta yang sangat besar untuk tingkat Kabupaten yang jumlahnya bahkan lebih besar dari 25 provinsi lainnya di Indonesia juga tingginya risiko bencana alam menjadi potensi pemicu kemiskinan baru.

“Kami terus berupaya agar Kabupaten Bogor yang merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar se-Indonesia bisa mengentaskan kemiskinan bersama-sama. Untuk itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan stakeholder lainnya terus diperkuat agar penanganan kemiskinan efektif dan menyeluruh,” pungkas Bambam.*

Berita Terkait

Bupati Bogor Lantik 14 Pejabat, Perkuat Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Masyarakat
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Ikuti Kegiatan Pelantikan dan Pengangkatan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas PPAT
Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Gelar Sharing Session, Ina Sulfani: Agar Petugas Memberikan Pelayanan yang Prima kepada Masyarakat
Gelar Pelatihan Service Excellent, Kakan Sontang Berharap Agar Pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan 
Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Ikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja Semester I yang diselenggarakan BPN Jabar
Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sosialisasi Penguatan Pelayanan Anti Korupsi
MPLS Ramah di SDN Cijayanti 4 Hadirkan Pengalaman Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan bagi Siswa Baru
Bupati Bogor Tinjau Raiser Ikan Hias BRIN, Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:02 WIB

Bupati Bogor Lantik 14 Pejabat, Perkuat Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Ikuti Kegiatan Pelantikan dan Pengangkatan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas PPAT

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:24 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Gelar Sharing Session, Ina Sulfani: Agar Petugas Memberikan Pelayanan yang Prima kepada Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:58 WIB

Gelar Pelatihan Service Excellent, Kakan Sontang Berharap Agar Pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:42 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Ikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja Semester I yang diselenggarakan BPN Jabar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

MPLS Ramah di SDN Cijayanti 4 Hadirkan Pengalaman Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan bagi Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:26 WIB

Bupati Bogor Tinjau Raiser Ikan Hias BRIN, Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:40 WIB

Rudy Susmanto Tegaskan Camat Adalah Ujung Tombak Pembangunan dan Representasi Bupati di Wilayah

Berita Terbaru