Pemkab Bogor Siap Antisipasi Penyebaran Chikungunya Melalui Deteksi Dini dan PSN

- Pewarta

Kamis, 16 Oktober 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terus melakukan langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran penyakit Chikungunya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti, vektor yang sama dengan penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,

Fusia Meidiawaty menjelaskan bahwa saat ini Dinas Kesehatan telah menyiapkan rapid test chikungunya untuk memastikan kasus yang muncul di masyarakat.

“Kalau memang hasil rapid positif, kami akan segera melakukan fogging fokus di wilayah tersebut. Namun sebelumnya, masyarakat perlu melakukan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk terlebih dahulu,” ujar Kadinkes.

Menurutnya, rapid test chikungunya dilakukan secara selektif untuk warga yang menunjukkan gejala mengarah ke chikungunya, seperti demam disertai nyeri sendi dan otot. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kecenderungan chikungunya, Dinas Kesehatan akan menindaklanjuti dengan pemeriksaan lingkungan melalui Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk memastikan ada atau tidaknya jentik nyamuk Aedes aegypti.

“Fogging bukan langkah pertama, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Sementara telur dan jentiknya harus diberantas lewat PSN. Kalau fogging dulu, seminggu kemudian nyamuk akan muncul lagi,” jelasnya.

Fusia Meidiawaty menegaskan, PSN dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat melalui gerakan 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta Plus menggunakan lotion antinyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

“Perindukan nyamuk Aedes aegypti biasanya ada di air yang bersih dan bening seperti di talang air, dispenser, atau wadah bekas di kebun. Karena itu, PSN harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di dalam rumah tapi juga di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kadinkes menyebut bahwa tren kasus chikungunya di Kabupaten Bogor hingga pertengahan Oktober 2025 masih dalam kondisi terkendali dan belum menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun demikian, Dinas Kesehatan tetap siaga menghadapi masa pancaroba, karena pada periode ini risiko perkembangbiakan nyamuk biasanya meningkat.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Tingkatkan Kapasitas Digital Tenaga Pendidik Lewat Pelatihan Literasi Digital

“Kami sudah menyiapkan surat edaran kepada seluruh puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit akibat vektor menjelang musim hujan. Dari puskesmas nanti akan diteruskan ke kecamatan dan desa agar masyarakat melakukan gerakan kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyepelekan gejala demam dan nyeri sendi, serta segera melapor ke puskesmas atau bidan desa terdekat agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Chikungunya umumnya sembuh sendiri dalam waktu dua minggu, tergantung daya tahan tubuh. Tapi kalau gejalanya berat, seperti nyeri sendi hebat atau tidak bisa berjalan, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya.

Melalui upaya deteksi dini, PSN, dan koordinasi lintas sektor, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor berkomitmen menjaga masyarakat tetap sehat dan aman dari ancaman penyakit chikungunya maupun DBD.*

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tata Kawasan Publik Terintegrasi, UKM dan PKL Didorong Lebih Tertib dan Naik Kelas
Pemkab Bogor Siapkan Berbagai Agenda Sambut HJB ke-544
Perdana, Ratusan Jamaah Haji Kloter 21 Dilepas Oleh Bupati Bogor dari Masjid Nurul Wathon
Rudy Susmanto Dukung Produksi Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana”, Angkat Nilai Pramuka dan Promosikan Wisata Malasari
Pemkab Bogor Mulai Pemasangan Jembatan Bailey Cigoha di Antajaya
Melalui OB Van Goes To School, Diskominfo Kenalkan Radio Ke Generasi Digital
Meriahkan Hari Jadi Bogor, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru
Rudy Susmanto Tegas Perangi Narkoba, ASN Terindikasi Akan Dijatuhi Sanksi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:10 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tata Kawasan Publik Terintegrasi, UKM dan PKL Didorong Lebih Tertib dan Naik Kelas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:04 WIB

Pemkab Bogor Siapkan Berbagai Agenda Sambut HJB ke-544

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:51 WIB

Perdana, Ratusan Jamaah Haji Kloter 21 Dilepas Oleh Bupati Bogor dari Masjid Nurul Wathon

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:33 WIB

Rudy Susmanto Dukung Produksi Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana”, Angkat Nilai Pramuka dan Promosikan Wisata Malasari

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:28 WIB

Pemkab Bogor Mulai Pemasangan Jembatan Bailey Cigoha di Antajaya

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:46 WIB

Meriahkan Hari Jadi Bogor, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:28 WIB

Rudy Susmanto Tegas Perangi Narkoba, ASN Terindikasi Akan Dijatuhi Sanksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:34 WIB

Bupati Bogor Dorong Percepatan Implementasi PSEL Bogor Raya Bersama Danantara dan Pemkot Bogor

Berita Terbaru

Berita Bogor

Pemkab Bogor Siapkan Berbagai Agenda Sambut HJB ke-544

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:04 WIB

Berita Bogor

Pemkab Bogor Mulai Pemasangan Jembatan Bailey Cigoha di Antajaya

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:28 WIB