Pemkab Bogor Lakukan Penanaman Cabai Bersama Poktan Biotani Untuk Kendalikan Inflasi Daerah

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui sektor pertanian. Salah satunya dengan melaksanakan penanaman cabai bersama Kelompok Tani (Poktan) Biotani di Kecamatan Jasinga, Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas strategis, khususnya cabai yang selama ini berkontribusi signifikan terhadap inflasi daerah.

Mewakili Bupati Bogor, Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan, Mustaqim menegaskan bahwa cabai bukan sekadar produk pertanian biasa, melainkan komoditas strategis yang sangat mempengaruhi inflasi, daya beli masyarakat, serta kesejahteraan petani.

“Produksi cabai di Kabupaten Bogor saat ini mencapai 16.603,85 ton atau mengalami peningkatan signifikan sebesar 19,5 persen dibandingkan tahun 2023. Namun demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan secara optimal, sehingga masih terdapat ruang besar untuk ditingkatkan melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam memperkuat produksi pertanian. Peran petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, khususnya komoditas cabai.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Bogor juga menyalurkan berbagai bantuan sarana dan prasarana pertanian, meliputi benih dan bibit komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, pupuk dan pestisida, serta alat dan mesin pertanian guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani.

Selain itu, pemerintah daerah turut memfasilitasi penguatan prasarana pertanian melalui pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi usaha tani, dam parit, jalan usaha tani, serta bangunan rumah penampungan hasil pertanian. Upaya ini bertujuan agar hasil panen petani lebih optimal, terjaga kualitasnya, dan memiliki nilai tambah.

“Dengan potensi pertanian yang besar, serta didukung kerja sama, semangat gotong royong, dan keberpihakan nyata kepada petani, kami yakin Kabupaten Bogor mampu menjadi daerah yang mandiri pangan dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Jadi Upaya Pemulihan Ekosistem Sungai Cileungsi

Selanjutnya, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Edi mulyadi menjelaskan, Gerakan Tanam Cabai merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

“Gerakan Tanam Cabai ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas cabai di Kabupaten Bogor, menambah suplai di tingkat kelompok tani dan masyarakat, serta menekan fluktuasi harga komoditas strategis yang kerap menjadi penyumbang inflasi daerah, terutama pada momentum hari besar keagamaan dan musim tertentu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah melalui peningkatan partisipasi serta kapasitas petani hortikultura.

“Secara keseluruhan, program ini menargetkan pengembangan kawasan cabai seluas 280 hektare yang tersebar di 23 kecamatan, disertai penyaluran alat dan mesin pertanian, pupuk hayati dan organik kepada ratusan kelompok tani, serta pembangunan dan perbaikan prasarana pertanian seperti irigasi, jalan usaha tani, dan dam parit,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, petani, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis ketersediaan cabai dapat terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini yakni, Anggota DPRD kabupaten Bogor dapil V, Kepala Bank BJB

Cibinong, Kepala Diskanak Kabupaten Bogor, Forkopimcam Jasinga dan Para kepala desa se-Kecamatan Jasinga.*

Berita Terkait

Rudy Susmanto Bangga, Panda Pertama Indonesia Lahir di Kabupaten Bogor
Bupati Bogor Pastikan Pembangunan Berdampak Lewat Evaluasi IKU
Rudy Susmanto Tegaskan Infrastruktur, Lingkungan, dan Ekonomi Harus Tumbuh Bersama
Meriahkan KaBogor Fest, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat
KaBOGORFEST 2026 Jadi Magnet Hiburan Warga, Capai 15.000 Pengunjung Saat Akhir Pekan
Rudy Susmanto Siapkan Koridor Strategis 8 Kilometer, Satukan Infrastruktur, Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal
Pemkab Bogor Gelar Napak Tilas Jejak Sejarah Jasinga–Malasari Dan Bakti Sosial Warnai Peringatan HJB ke-544
Pemkab Bogor Dan TNI AD Perkuat Sinergi Tangani Sampah dan Antisipasi Kekeringan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:06 WIB

Rudy Susmanto Bangga, Panda Pertama Indonesia Lahir di Kabupaten Bogor

Senin, 8 Juni 2026 - 20:18 WIB

Bupati Bogor Pastikan Pembangunan Berdampak Lewat Evaluasi IKU

Senin, 8 Juni 2026 - 16:02 WIB

Rudy Susmanto Tegaskan Infrastruktur, Lingkungan, dan Ekonomi Harus Tumbuh Bersama

Senin, 8 Juni 2026 - 16:00 WIB

Meriahkan KaBogor Fest, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:23 WIB

KaBOGORFEST 2026 Jadi Magnet Hiburan Warga, Capai 15.000 Pengunjung Saat Akhir Pekan

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemkab Bogor Gelar Napak Tilas Jejak Sejarah Jasinga–Malasari Dan Bakti Sosial Warnai Peringatan HJB ke-544

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Bogor Dan TNI AD Perkuat Sinergi Tangani Sampah dan Antisipasi Kekeringan

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:51 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Antam Lepas 1.050 Ekor Ikan di Hulu DAS Ciliwung

Berita Terbaru

Berita Bogor

Bupati Bogor Pastikan Pembangunan Berdampak Lewat Evaluasi IKU

Senin, 8 Jun 2026 - 20:18 WIB