Pemkab Bogor dan Pemerintah Pusat Sinergi Lakukan Peningkatan Jalan di Kawasan Konservasi di Kawasan Taman Nasional Halimun Salak

- Pewarta

Kamis, 4 September 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menghadiri rapat kerja sama peningkatan ruas jalan Kabupaten Bogor yang melintasi kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Kegiatan ini berlangsung di Direktorat Perencanaan Konservasi, Kementerian Kehutanan, Kota Bogor, pada Kamis (4/9/25).

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan, pentingnya pembangunan yang berbasis konservasi dan kolaborasi lintas sektor. Beliau menjelaskan bahwa kawasan Halimun Salak telah lama dirancang sebagai pusat pertumbuhan baru di sektor pariwisata, selain kawasan Pangrango.

“Sejak awal tahun 2000-an, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berupaya mengalihkan beban wisata dari Pangrango ke Halimun Salak dengan pendekatan yang lebih lestari,” ungkapnya.

Sekda menekankan bahwa konsep Geopark Halimun Salak bukan hanya pelestarian alam, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat sekitar. Proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan dari Malasari ke perbatasan wilayah diharapkan mampu membuka akses tanpa merusak ekosistem yang ada. Pembangunan ini juga didorong agar memiliki payung hukum yang jelas serta dilakukan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian.

Ajat Rochmat Jatnika juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan, khususnya dalam hal konservasi satwa seperti elang jawa, yang saat ini sedang dalam proses pelepasliaran sebagai bagian dari program pelestarian.

“Program ini tidak hanya menciptakan manfaat ekonomi melalui pariwisata, tetapi juga menjadi komitmen nyata dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup,” bebernya.

Sekda Kabupaten Bogor juga menekankan bahwa pembangunan kawasan ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi bagaimana menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan memperkuat konservasi alam, demi generasi mendatang.

Kemudian, Direktur Perencanaan Konservasi, Ahmad Munawir menjelaskan, bahwa rencana kerja sama pembangunan sembilan ruas jalan yang melintasi kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Ini merupakan langkah penting dan strategis, mengingat ini adalah pertama kalinya kami menerima usulan kerja sama untuk sembilan ruas jalan sekaligus dalam satu usulan, yang tentu membutuhkan telaah teknis dan administratif secara menyeluruh.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Dedikasi Insan Pemasyarakatan pada Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Perlu kami sampaikan bahwa sebagian besar ruas jalan tersebut sudah eksisting sejak sebelum perluasan kawasan taman nasional pada tahun 2003–2004. Saat itu, kawasan Halimun yang awalnya seluas 40.000 hektare diperluas menjadi 116.000 hektare, hingga akhirnya ditetapkan menjadi sekitar 87.000 hektare.

Banyak infrastruktur publik yang sudah ada sebelumnya kini berada dalam kawasan konservasi, termasuk jalan-jalan yang diusulkan untuk kerja sama ini. Sesuai regulasi yang berlaku, terutama Undang-Undang Cipta Kerja dan turunannya seperti PP Nomor 24, infrastruktur milik pemerintah yang digunakan untuk kepentingan publik dapat difasilitasi melalui skema kerja sama dan tidak dikenakan biaya kompensasi.

“Ini tentu berbeda dengan aset milik swasta. Karena itu, sangat penting untuk segera memayungi secara hukum keberadaan dan peningkatan jalan-jalan ini melalui skema kerja sama, agar tidak terjadi konflik di lapangan seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” bebernya

Pihaknya juga mengapresiasi inisiatif dan keseriusan dari Pemkab Bogor dalam mengajukan permohonan kerja sama secara resmi, dan kami dari Direktorat siap menindaklanjuti proses ini, dengan catatan masih dibutuhkan beberapa informasi tambahan dari pihak teknis terkait sejarah pembangunan jalan dan status aset.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tidak hanya memudahkan proses perencanaan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat upaya konservasi di kawasan Halimun Salak.

“Kerja sama ini bersifat jangka panjang (10 tahun) dan dapat diperpanjang, sehingga dapat menjadi fondasi kuat bagi sinergi pembangunan dan pelestarian lingkungan ke depan,” imbuhnya.***

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Manfaatkan Drone Thermal, Lacak Titik Panas Tersembunyi di TPA Galuga
Tengah Malam Bupati Bogor Rudy Susmanto Kembali Turun Ke TPA Galuga Pastikan Api Padam Total
Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang
Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global
Pemkab Bogor Hadirkan Ruang Ramah Anak Lewat Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi
Pemkab Bogor Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ciampea
Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan
Pemkab Bogor Sediakan 4.000 Nasi Bungkus untuk Petugas dan Relawan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:29 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Manfaatkan Drone Thermal, Lacak Titik Panas Tersembunyi di TPA Galuga

Senin, 14 September 2026 - 08:20 WIB

Tengah Malam Bupati Bogor Rudy Susmanto Kembali Turun Ke TPA Galuga Pastikan Api Padam Total

Minggu, 13 September 2026 - 23:21 WIB

Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang

Minggu, 13 September 2026 - 16:18 WIB

Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global

Minggu, 13 September 2026 - 11:43 WIB

Pemkab Bogor Hadirkan Ruang Ramah Anak Lewat Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi

Sabtu, 12 September 2026 - 19:53 WIB

Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:15 WIB

Pemkab Bogor Sediakan 4.000 Nasi Bungkus untuk Petugas dan Relawan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Sabtu, 12 September 2026 - 13:50 WIB

Pemkab Bogor Bersinergi dengan BPS Perkuat Akurasi Data Sosial Ekonomi

Berita Terbaru

Berita Bogor

Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang

Minggu, 13 Sep 2026 - 23:21 WIB