Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global

- Pewarta

Minggu, 13 September 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong penguatan sektor pertanian, khususnya hortikultura, sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Festival Ratu dan Raja Buah Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang digelar di Pasar Petani Garuda, Minggu (13/9/2026).

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi wadah strategis untuk mempertemukan petani dengan konsumen sekaligus memperkuat ekosistem agribisnis buah lokal Kabupaten Bogor.

Festival ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi harus menjadi sarana edukasi, promosi, sekaligus penguatan jejaring agribisnis.

“Kita ingin produk buah lokal Bogor semakin dikenal, memiliki nilai jual yang lebih baik, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan para petani,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki potensi agroklimat yang sangat mendukung pengembangan hortikultura, terutama komoditas buah-buahan tropis unggulan seperti durian lokal dan manggis.

Kedua komoditas tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat pedesaan, tetapi juga memiliki peluang untuk bersaing di pasar domestik hingga internasional.

Menurutnya, peningkatan kapasitas petani dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) menjadi bagian penting dalam pengembangan komoditas tersebut. Melalui festival ini, para petani diharapkan semakin memahami penerapan budidaya dan pembibitan yang baik sehingga kualitas serta produktivitas buah lokal dapat terus ditingkatkan.

“Branding dan popularitas durian lokal serta manggis Bogor harus terus diperkuat. Ketika kualitas meningkat dan pasar semakin mengenal produk kita, maka nilai jualnya juga akan meningkat. Ini yang harus kita dorong bersama,” jelasnya.

Bambang menambahkan, keberhasilan ekspor perdana 48 ton durian beku senilai Rp5,1 miliar ke Tiongkok pada akhir tahun lalu menjadi bukti bahwa komoditas unggulan Kabupaten Bogor mampu menembus pasar global.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Masif Cegah Korupsi, Sosialisasi Antikorupsi Menyasar Para Kepala Sekolah dan Kades

Capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi petani dan pelaku usaha agribisnis untuk meningkatkan produktivitas, standar kualitas, serta inovasi produk olahan.

“Capaian ekspor tersebut jangan berhenti sebagai sebuah prestasi, tetapi menjadi titik awal untuk melangkah lebih jauh. Kita ingin buah lokal Bogor menjadi raja di negeri sendiri sekaligus primadona di mancanegara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Bogor juga mendorong peningkatan kecintaan masyarakat terhadap buah tropis lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat pasar dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk buah impor.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, petani, penyuluh, pelaku usaha, Paguyuban Pasar Petani Garuda, Forum Komunikasi P4S, serta berbagai pihak terkait perlu terus diperkuat.

Dengan kerja sama, semangat gotong royong, dan keberpihakan yang nyata kepada petani, Kabupaten Bogor optimistis dapat tumbuh menjadi daerah yang mendukung kemandirian pangan

“Sekaligus menjadi penghasil komoditas hortikultura yang berdaya saing tinggi,” pungkas Bambang.

Berita Terkait

Bupati Bogor Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda Untuk Jaga Kondusivitas Wilayah
Pemkab Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKP PNS TNI AU, Perkuat Wawasan Inovasi Pelayanan Publik
Puskesmas dan Posyandu Kabupaten Bogor Torehkan Prestasi dalam Akselerasi Imunisasi
Data Jadi Dasar Percepatan Imunisasi, Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Jawa Barat
Diskominfo Perkuat Tata Kelola Aplikasi dan Website Pemerintah, Tingkatkan Pelayanan Publik
Jaro Ade Pastikan Kolaborasi Dengan Pemprov Jabar Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Integritas Pendidikan Kabupaten Bogor Menguat, SPI 2026 Capai 75,46 Tembus Kategori Adaptif
Dampingi Menko PMK, Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Maksimalisasi Sektor Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Bupati Bogor Perkuat Sinergi Bersama Forkopimda Untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKP PNS TNI AU, Perkuat Wawasan Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Puskesmas dan Posyandu Kabupaten Bogor Torehkan Prestasi dalam Akselerasi Imunisasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Data Jadi Dasar Percepatan Imunisasi, Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Jawa Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Diskominfo Perkuat Tata Kelola Aplikasi dan Website Pemerintah, Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Integritas Pendidikan Kabupaten Bogor Menguat, SPI 2026 Capai 75,46 Tembus Kategori Adaptif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dampingi Menko PMK, Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Maksimalisasi Sektor Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Menko PMK Dorong Revitalisasi Sekolah Diiringi Transformasi Pembelajaran Digital

Berita Terbaru