Inovasi “Ngupahan” Kabupaten Bogor Sebagai Solusi Pengelolaan Pangan Berkelanjutan Raih Penghargaan Tingkat Nasional

- Pewarta

Kamis, 20 November 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor.com, Babebogor.comKabupaten Bogor kembali torehkan prestasi di tingkat nasional, Inovasi “Ngupahan” berhasil meraih peringkat kedua untuk kategori Pemerintah Kabupaten se-Indonesia, pada ajang SDGs Action Award 2025. Inovasi tersebut dinilai berhasil membangun ekosistem ketahanan pangan melalui sistem interaksi masyarakat.

Program ini merupakan inovasi digital Pemerintah Kabupaten Bogor yang dikembangkan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor. Aplikasi NGUPAHAN (Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan) diperkenalkan sebagai solusi pengelolaan pangan berkelanjutan yang melibatkan teknologi digital.

Aplikasi ini menjadi integrasi penting dalam pengembangan Taman B2SA Digital, sebuah model edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan pola konsumsi beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA).

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menerima penghargaan tersebut dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy di kantor Bappenas, Rabu (19/11). Sekda Ajat hadir didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Penghargaan SDGs Action Award 2025 sekaligus menjadi pemacu semangat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus berinovasi dalam pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah, terutama dalam mengembangkan inovasi aplikasi “Ngupahan” (Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan) yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan.

“Inovasi “Ngupahan” berangkat dari pengelolaan Taman B2SA yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor, kemudian kami perkuat dengan aplikasi Ngupahan. Melalui platform ini tercipta interaksi yang dapat memperkuat ketahanan pangan, menurunkan kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi,” jelas Ajat.

Baca Juga :  Bupati Bogor Perdana Laksanakan Salat Subuh Berjamaah di Masjid Raya Nurul Wathon Pakansari

Ajat mengungkapkan, juri menilai inovasi tersebut mampu menghadirkan praktik gotong royong dalam pengelolaan pangan daerah. Lebih jauh, aplikasi “Ngupahan” juga diapresiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena dinilai mampu membangun ekosistem ketahanan pangan melalui sistem interaksi masyarakat baik mereka yang membutuhkan bantuan pangan maupun yang ingin mengelola sampah organiknya.

“Pencapaian ini merupakan buah dari budaya kerja yang terus ditekankan oleh Bupati Bogor kepada seluruh perangkat daerah. Kami di jajaran birokrasi diajarkan untuk bekerja dengan hati,” ungkap Ajat.

Ia menambahkan, kami tidak mengejar prestasi, tetapi fokus pada kerja nyata untuk masyarakat. Ketika apa yang kita lakukan sepenuh hati mendapat apresiasi dari pihak luar, itu adalah bonus bagi kami.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy memastikan capaian para pemenang bakal sampai di kantor PBB di New York. Itu lantaran hadirnya program-program Bappenas khususnya terkait pembangunan berkelanjutan bekerja sama dengan PBB.

‘’Kepada para pemenang, tularkan kemenangan saudara kepada masyarakat. Dan jangan lupa apa yang sudah dicapai oleh kita semua ini akan sampai di kantor pusat United Nation (PBB) di New York.’’ kata Rachmat Pambudy.*

Berita Terkait

Tak Main-Main! Sontang Akan Pecat Pegawai Bila Kedapatan Menerima Uang dari Pemohon
Rudy Susmanto Kerahkan Kepala Perangkat Daerah ke Sekolah untuk Perkuat Karakter Pelajar
Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat
GPM Hari Terakhir Diserbu Warga, 6 Ton Komoditas Habis Terjual
Sekitar 10.000 Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Jadi Bogor ke-544
Pemkab Bogor Siapkan Atlet Istimewa Berprestasi Lewat Bupati Cup SOIna
Jadi Tempat Edukasi Wisata, Rest Domba Tubing Karadenan Dipadati Warga 
Pecah! 35.000 Warga Padati Malam Puncak KaBOGORFEST 2026, Bukti Semangat Kebersamaan Masyarakat Kabupaten Bogor

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:31 WIB

Tak Main-Main! Sontang Akan Pecat Pegawai Bila Kedapatan Menerima Uang dari Pemohon

Senin, 15 Juni 2026 - 18:46 WIB

Rudy Susmanto Kerahkan Kepala Perangkat Daerah ke Sekolah untuk Perkuat Karakter Pelajar

Senin, 15 Juni 2026 - 15:27 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat

Senin, 15 Juni 2026 - 14:44 WIB

GPM Hari Terakhir Diserbu Warga, 6 Ton Komoditas Habis Terjual

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

Sekitar 10.000 Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Jadi Bogor ke-544

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:44 WIB

Jadi Tempat Edukasi Wisata, Rest Domba Tubing Karadenan Dipadati Warga 

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:09 WIB

Pecah! 35.000 Warga Padati Malam Puncak KaBOGORFEST 2026, Bukti Semangat Kebersamaan Masyarakat Kabupaten Bogor

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:04 WIB

SPMB 2026 RAMAH untuk Semua, Disdik Kabupaten Bogor Buka Helpdesk hingga Masa Pendaftaran Berakhir

Berita Terbaru

Berita Bogor

GPM Hari Terakhir Diserbu Warga, 6 Ton Komoditas Habis Terjual

Senin, 15 Jun 2026 - 14:44 WIB

Berita Bogor

Sekitar 10.000 Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Jadi Bogor ke-544

Minggu, 14 Jun 2026 - 21:49 WIB