Inovasi Aplikasi NGUPAHAN dan SiGardaMas Jadi Unggulan Kabupaten Bogor Pada IGA Award 2025

- Pewarta

Rabu, 19 November 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor.com, Babebogor.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika sambut jajaran tim validasi Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, di Dinas Ketahanan Pangan, Cibinong, Selasa (18/11).

Tim validasi melihat secara langsung implementasi inovasi aplikasi NGUPAHAN di Dinas Ketahan Pangan (DKP) dan inovasi SiGardaMa di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi yang menjadi unggulan Kabupaten Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan konsistensi Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami tidak melakukan persiapan khusus, karena keseharian kami memang seperti ini. Semua berjalan alamiah. Inovasi bukan hanya dibuat untuk lomba, tetapi karena memang dibutuhkan masyarakat,” ujar Ajat.

Ajat juga menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas dengan jumlah penduduk mencapai 6 juta jiwa. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk terus menghadirkan terobosan yang mempermudah akses layanan publik, salah satunya melalui aplikasi “NGUPAHAN”.

“Rentang kendali Kabupaten Bogor ini sangat luas. Kadang pergi ke titik tertentu bisa lebih jauh daripada ke Bandung. Karena itu, aplikasi Ngupahan sangat membantu, terutama bagi daerah-daerah pelosok,” jelas Ajat.

Dalam kesempatan tersebut, Ajat turut memaparkan keberhasilan inovasi Taman B2SA yang kini telah berkembang menjadi model yang diterapkan di 40 kecamatan. Menurutnya, inovasi itu tidak hanya diapresiasi melalui perspektif pelayanan publik, tetapi juga menjadi bagian dari capaian indikator SDGs.

Menurut Ajat, Kabupaten Bogor berhasil menekan food waste hingga menjadi hanya 4 persen dari total sampah domestik yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini menunjukkan efektivitas kolaborasi perangkat daerah dalam mengelola lingkungan hidup.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Dukung Kegiatan 1.000 Kali Khatam Al-Qur’an Ramadhan 1447 H

“Alhamdulillah, sampah makanan yang masuk ke TPA hanya 4 persen. Ini memudahkan teman-teman di Dinas Lingkungan Hidup dan menjadi bukti bahwa perubahan perilaku masyarakat mulai terbentuk,” kata terang Ajat.

Sekda Ajat meminta seluruh perangkat daerah dan unit pelayanan yang akan dikunjungi tim validasi, termasuk di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi, dengan inovasi SiGardaMas (Strategi Optimalisasi Rujukan Gawat Darurat Berbasis Masyarakat) dapat memberikan penjelasan apa adanya tanpa dilebih-lebihkan.

“Saya pesan, ceritakan apa adanya saja, tidak perlu dihias-hias. yang terlihat di lapangan itulah yang kami lakukan setiap hari. Justru itu yang akan memperkuat pelayanan kita kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk diketahui, Aplikasi NGUPAHAN (Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan) diperkenalkan sebagai solusi pengelolaan pangan berkelanjutan yang melibatkan teknologi digital. Program ini merupakan inovasi digital Pemerintah Kabupaten Bogor yang dikembangkan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor.

Aplikasi ini menjadi integrasi penting dalam pengembangan Taman B2SA Digital, sebuah model edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan pola konsumsi beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA).

Sementara itu, inovasi SiGardaMas (Strategi Optimalisasi Rujukan Gawat Darurat Berbasis Masyarakat) merupakan gagasan RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi. Program ini berfokus pada peningkatan respons masyarakat dan fasilitas kesehatan dalam menangani kasus gawat darurat secara cepat dan tepat, dengan memperkuat jejaring rujukan dan edukasi publik.

Berita Terkait

Bupati Bogor Rudy Susmanto Manfaatkan Drone Thermal, Lacak Titik Panas Tersembunyi di TPA Galuga
Tengah Malam Bupati Bogor Rudy Susmanto Kembali Turun Ke TPA Galuga Pastikan Api Padam Total
Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang
Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global
Pemkab Bogor Hadirkan Ruang Ramah Anak Lewat Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi
Pemkab Bogor Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ciampea
Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan
Pemkab Bogor Sediakan 4.000 Nasi Bungkus untuk Petugas dan Relawan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:29 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Manfaatkan Drone Thermal, Lacak Titik Panas Tersembunyi di TPA Galuga

Senin, 14 September 2026 - 08:20 WIB

Tengah Malam Bupati Bogor Rudy Susmanto Kembali Turun Ke TPA Galuga Pastikan Api Padam Total

Minggu, 13 September 2026 - 23:21 WIB

Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang

Minggu, 13 September 2026 - 16:18 WIB

Melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026, Pemkab Bogor Dorong Buah Lokal Bogor Berdaya Saing Global

Minggu, 13 September 2026 - 11:43 WIB

Pemkab Bogor Hadirkan Ruang Ramah Anak Lewat Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi

Sabtu, 12 September 2026 - 19:53 WIB

Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:15 WIB

Pemkab Bogor Sediakan 4.000 Nasi Bungkus untuk Petugas dan Relawan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Sabtu, 12 September 2026 - 13:50 WIB

Pemkab Bogor Bersinergi dengan BPS Perkuat Akurasi Data Sosial Ekonomi

Berita Terbaru

Berita Bogor

Pemkab Bogor Bersama Korem 061/SK Konsisten Rawat Lahan Pangan Bomang

Minggu, 13 Sep 2026 - 23:21 WIB