EDUKASI PELANGGAN TIRTA KAHURIPAN: MEMPERKUAT KESADARAN BERSAMA, MENJAGA AIR DI TENGAH DINAMIKA MUSIM HUJAN 

- Pewarta

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BabeBogor – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengajak masyarakat untuk melihat musim hujan bukan hanya sebagai fenomena cuaca semata, tetapi sebagai pengingat bahwa air sebagai sumber kehidupan memiliki dinamika yang tidak selalu dapat dikendalikan.

Dalam konteks inilah edukasi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menjadi salah satu strategi penting, bukan sekadar untuk menjaga kelancaran pengaliran, tetapi untuk membangun budaya sadar air (water consciousness) yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim dan kerentanan lingkungan.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menegaskan bahwa literasi kesadaran air di masyarakat adalah fondasi penting dalam ketahanan sistem penyediaan air bersih di Kabupaten Bogor.

“Di tengah cuaca ekstrem, kualitas air baku sangat ditentukan oleh perilaku kolektif kita. Air adalah cermin dari lingkungan kita. Ketika ekosistem sungai tidak dijaga, kualitas air baku ikut menurun. Dan ketika masyarakat bijak menggunakan air, beban sistem pengolahan dan pendistribusian air bersih pun berkurang. Karena itu, edukasi pelanggan Perumda Air Minum Tirta kahuripan dan Masyarakat Kabupaten Bogor bukan hanya anjuran teknis semata, namun juga gerakan kesadaran bersama,” ujar Abdul Somad, Selasa (23 Desember 2025).

1. Menampung Air dengan Prinsip Higienitas dan Ketahanan

Air Tirta Kahuripan menekankan bahwa menampung air bukan sekadar tindakan praktis, tetapi bagian dari kesiapsiagaan rumah tangga dalam menghadapi ketidakpastian musim hujan. Di saat hujan lebat dapat menyebabkan sungai membawa sedimentasi tinggi sehingga menghambat proses produksi air bersih di instalasi pengolahan air, memiliki cadangan air bersih di rumah (torent atau bak penampungan) yang dikelola dengan higienis merupakan bentuk perlindungan diri dan keluarga.

2. Penghematan Air sebagai Keadaban Kolektif

Baca Juga :  Wakil Bupati Bogor Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Wilayah Rumpin

Dalam musim penghujan, ironi sering terjadi: air melimpah di permukaan, tetapi kualitas air baku mengalami penurunan drastis karena longsor, lumpur, dan sedimentasi. Karena itu, penghematan air menjadi “etika publik” sebagai tindakan yang mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam mengelola sumber daya air yang semakin terbatas.

3. Pelaporan Kebocoran sebagai Bentuk Partisipasi Menjaga Aset Publik

Pipa sebagai jaringan distribusi air bersih merupakan aset publik yang menopang kehidupan ratusan ribu rumah tangga. Kebocoran sekecil apa pun artinya kehilangan bersama. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam melaporkan kebocoran menjadi kunci mengurangi kehilangan air (non-revenue water) dan mencegah kerugian bersama yang berdampak luas.

4. Memahami Sifat Air

Kekeruhan dan Mekanisme Distribusi Pada musim hujan, air selalu mengikuti hukum alam, hujan deras menaikkan kekeruhan sungai, longsor membawa material padat, perubahan tekanan dalam pipa distribusi memicu material endapan terangkat. Karena itu, pelanggan perlu memahami perbedaan penyebab kekeruhan agar dapat memahami secara tepat.

a. Kekeruhan akibat dinamika alam (hujan)

Terjadi ketika hujan membawa sedimen ke sungai, biasanya bersifat sementara, volume air tetap stabil meskipun warna berubah dan dapat diatasi melalui peningkatan proses koagulasi, filtrasi, dan pembersihan filter di instalasi pengolahan air.

b. Kekeruhan akibat teknis jaringan

Terjadi setelah perbaikan atau perubahan tekanan akibatnya endapan dalam pipa ikut terbawa aliran, area terdampak biasanya lokal dan biasanya membaik setelah aliran dibuang beberapa saat.

“Partisipasi publik dalam melaporkan kebocoran bukan hanya respons terhadap gangguan, tetapi kontribusi nyata dalam menjaga aset bersama. Dan praktik ini bukan hanya tindakan teknis, tetapi bentuk tanggung jawab pribadi atas keberlangsungan kualitas air yang digunakan sehari-hari. Tentunya kami berharap edukasi ini menjadi langkah kecil membentuk kesadaran besar bahwa air bukan sekadar fasilitas tetapi bagian dari masa depan yang harus kita jaga bersama,” tutup Abdul Somad.***

Baca Juga :  Pemkab Bogor Lakukan Uji Coba Car Free Day Tegar Beriman, Wujud Transformasi Cibinong Menuju Kota yang Sehat dan Nyaman

Berita Terkait

Puncak HAN ke-42, Bupati Rudy Susmanto Dorong Anak Bogor Terus Berkarya dan Berprestasi
Sebagian Besar Pasien Dugaan Keracunan Membaik dan Bisa Pulang, Namun Tetap Dalam Pemantauan Tenaga Kesehatan
Lanjutkan Kesuksesan Seri Pertama, Bupati Bogor Cup 2026: Tour Malasari Halimun Salak Seri Kedua Siap Digelar, 440 Pembalap Siap Berlaga
Warga Rasakan Manfaat Sidang Isbat Nikah Terpadu, Urus Dokumen Kini Lebih Mudah
Rudy Susmanto Pastikan Penanganan Warga Terduga Keracunan MBG Berjalan Optimal
Bupati Bogor Perkuat Peran Camat untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
Pasar Hewan Jonggol Dilengkapi Fasilitas Hotel Hewan
Rudy Susmanto Tegaskan Bogor Timur Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Puncak HAN ke-42, Bupati Rudy Susmanto Dorong Anak Bogor Terus Berkarya dan Berprestasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Sebagian Besar Pasien Dugaan Keracunan Membaik dan Bisa Pulang, Namun Tetap Dalam Pemantauan Tenaga Kesehatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Lanjutkan Kesuksesan Seri Pertama, Bupati Bogor Cup 2026: Tour Malasari Halimun Salak Seri Kedua Siap Digelar, 440 Pembalap Siap Berlaga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Warga Rasakan Manfaat Sidang Isbat Nikah Terpadu, Urus Dokumen Kini Lebih Mudah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Rudy Susmanto Pastikan Penanganan Warga Terduga Keracunan MBG Berjalan Optimal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Pasar Hewan Jonggol Dilengkapi Fasilitas Hotel Hewan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Rudy Susmanto Tegaskan Bogor Timur Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Rudy Susmanto Resmikan Pasar Hewan Jonggol, Perkuat Ekonomi Peternakan dan Dukung Pengembangan Bogor Timur

Berita Terbaru