DPR RI Sahkan Perubahan ke Tiga RUU Paten, Menteri Supratman: Untuk Mengakomodir Kebutuhan Masyarakat

- Pewarta

Selasa, 1 Oktober 2024 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BabeBogor.com – Rapat paripurna DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan ke Tiga Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten, Senin (30/09/24).

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Supratman Andi Agtas menyatakan perubahan ini untuk mengakomodir kebutuhan pengembangan hukum masyarakat di bidang paten.

“Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kebutuhan masyarakat di bidang paten juga berkembang. Dan ini harus diakomodir dalam bentuk penyempurnaan atau perubahan Undang-Undang tentang paten”, ujar Supratman saat memberikan pendapat mewakili Presiden Republik Indonesia di Gedung DPR.

Menkumham mengatakan, bahwa kebijakan perubahan undang-undang tentang paten merupakan langkah yang strategis yang tepat untuk mewujudkan peraturan perundang-undangan nasional yang akomodatif, adaptif, responsif, dan solutif dalam penerapannya.

“Perubahan undang-undang ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem paten di Indonesia, meningkatkan pelindungan terhadap invensi-invensi di tanah air, serta menyelaraskan dengan ketentuan internasional,” kata Menkumham.

Adapun sasaran dari pengaturan RUU Paten diantaranya untuk meningkatkan penyelenggaraan pelindungan dan pelayanan paten yang inovatif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan perkembangan hukum internasional khususnya di bidang hukum kekayaan intelektual (KI).

Perubahan RUU Paten ini dilakukan terhadap 48 pasal. Substansi pengaturannya akan menjangkau beberapa isu terkait perkembangan inovasi, pembatasan invensi, penambahan penjelasan klaim, metode, sistem, pelaksanaan, biaya, judul invensi, syarat dan ketentuan paten.

“Salah satu perubahan signifikan yang disepakati meliputi penambahan definisi baru terkait Pengetahuan Tradisional dan Sumber Daya Genetik, pembaruan ketentuan terkait invensi yang tidak dapat diberi paten, serta penambahan grace period dari enam bulan menjadi satu tahun,” beber pria asal Sulawesi ini.

Supratman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk menjalankan serangkaian rapat intensif guna merumuskan perubahan yang diperlukan dalam undang-undang paten.

Baca Juga :  Pj Bupati Bogor Hadiri RUPS Tahunan Bank BJB di Bandung

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, serta seluruh perwakilan pemerintah yang telah penuh dedikasi dan kerja keras untuk menyelesaikan pembahasan RUU Paten ini,” ungkapnya.

Kebijakan nasional dibidang paten sendiri telah ditandai dengan dibentuknya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten. Kemudian aturan tersebut disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten yang telah beberapa kali diubah. Terakhir dengan UU nomor 6 Tahun 2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

“Perjuangan untuk perubahan ketiga tentang UU Paten ini persiapannya cukup panjang. Kami telah mempersiapkannya dari tahun 2019 dan akhirnya hari ini disahkan. Tentu kita berharap dengan pengesahan ini dapat menjawab tantangan terkait perkembangan ilmu pengetahuan dan mendorong untuk menjadikan paten menjadi salah satu pengakuan negara terhadap KI,” pungkasnya***

Berita Terkait

Serahkan Sertipikat Tanah Elektronik Hak Pakai, AHY: Istana Negara akan Menghadirkan Kemajuan dan Kesejahteraan Bagi Rakyat Indonesia
Mantap! 5 Orang Driver Ojek Online Dapat Motor Listrik dari PLN
Giatkan Inisiatif Dekarbonisasi dan Pemberdayaan Masyarakat, SBI Pabrik Narogong Gandeng Koperasi
Menteri AHY Selesaikan Studi Doktoralnya di Universitas Airlangga
Kalobarasi dengan MA, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan Pelatihan Sertifikasi Hakim Bidang Agraria
Resmi Jadi WNI, Hilgers dan Reijners akan Perkuat Timnas Indonesia
Immigration Lounge Hadir di Senayan City Mall, Dirjen Imigrasi: Sambil Jalan-Jalan Bisa Urus Paspor
Ubah Lahan Kritis Jadi Hijau dan Produktif, PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu

Berita Terkait

Jumat, 11 Oktober 2024 - 08:03 WIB

PPDI bersama PPK Citeureup Gelar Sosialisasi  Pilkada Serentak Kepada Penyandang Disabilitas

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 17:24 WIB

Datangi Makodim 0621 Kabupaten Bogor, AKBP Rio: Selamat HUT TNI ke-79

Rabu, 2 Oktober 2024 - 14:03 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor

Selasa, 1 Oktober 2024 - 21:01 WIB

Ikuti  Kompetensi Liga 3 DKI Jakarta, Ridwan Purwanto: Khenzi United Sudah Menjadi Anggota Asprov Jaktim

Selasa, 1 Oktober 2024 - 15:14 WIB

Tidak Masuk Cabor PON 2028, Ketua PESTI Kabupaten Bogor: Sangat Disayangkan

Selasa, 1 Oktober 2024 - 08:50 WIB

Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila

Selasa, 1 Oktober 2024 - 07:57 WIB

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila

Selasa, 1 Oktober 2024 - 07:40 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Mantap! 5 Orang Driver Ojek Online Dapat Motor Listrik dari PLN

Kamis, 10 Okt 2024 - 09:53 WIB

Berita Pilihan

Menteri AHY Selesaikan Studi Doktoralnya di Universitas Airlangga

Senin, 7 Okt 2024 - 18:20 WIB