Bupati Bogor Bersama Menteri PKP Dan Pemprov Jabar Komitman Hadirkan Kredit Program Perumahan (KPP) di Kabupaten Bogor

- Pewarta

Rabu, 5 November 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini merupakan upaya bersama pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan perumahan yang inklusif.

“Saya bersama Pemerintah Pusat dan Provinsi dan jajaran Pemkab Bogor berkomitmen menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Bupati Rudy Susmanto.

Kemudian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, menegaskan pentingnya sektor perumahan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional dan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem, khususnya di Kabupaten Bogor.

Menteri PKP menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor dinilai sangat baik, salah satunya karena sektor perumahan yang aktif dan produktif.

“Pertumbuhan ekonominya bagus, dan saya yakin itu karena faktor perumahan. Rumah subsidi banyak dibangun, kegiatan konstruksi meningkat, dan itu membuka banyak lapangan pekerjaan. Satu rumah subsidi bisa menyerap tenaga kerja 4-5 orang, belum termasuk toko bangunan, sopir angkutan material, warung, dan industri seperti semen dan pasir,” ujar Maruarar.

Maruarar juga menyampaikan rencananya untuk menetapkan Key Performance Indicator (KPI) yang terukur, salah satunya terkait penyerapan KUR perumahan dan rumah subsidi. Ia menargetkan Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Indonesia.

“Kita harus menjadikan Kabupaten Bogor sebagai contoh, dengan penyerapan KUR dan rumah subsidi paling banyak. Apalagi di sini, Presiden Republik Indonesia tinggal, begitu juga Presiden sebelumnya. Jadi angka kemiskinan ekstrem harus bisa berkurang drastis,” tegasnya.

Baca Juga :  Awas! Jangan Coba-Coba Tawuran, Akan Berlebaran Dibalik Jeruji Besi

Menteri PKP juga menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang baik, transparan, dan tepat sasaran, terutama dalam program bantuan perumahan seperti BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).

“Saya senang, karena melalui sistem belanja langsung, ada efisiensi anggaran yang bisa dimanfaatkan kembali untuk memperbaiki lebih banyak rumah rakyat. Ini langkah yang sangat baik dan harus terus diperkuat,” ujarnya.

Kemudian, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa dua kata kunci pembangunan Jawa Barat adalah “sejahtera dan bahagia”, yang tercermin dalam filosofi Jawa Barat gemah ripah repeh rapih.

“Gemah ripah artinya sejahtera, repeh rapih artinya bahagia. Pemerintah hadir untuk membahagiakan masyarakat dan menyejahterakan mereka melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan sektor perumahan,” ujarnya.

Menurutnya sektor perumahan memiliki multiplier effect yang luar biasa karena mampu menggerakkan hingga 120–140 subsektor ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Satu rumah melibatkan setidaknya empat pekerja. Jika sepuluh ribu rumah dibangun, berarti ada empat puluh ribu lapangan kerja baru. Inilah mengapa perumahan menjadi sektor andalan dalam menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya.

Sekda Jabar juga mengapresiasi langkah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang menghadirkan berbagai program strategis seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), MLPP (fasilitas pembiayaan perumahan), serta Kredit Program Perumahan (KPP).

“Program ini luar biasa. Tahun depan akan ada 400 ribu unit BSPS, dan kami berharap minimal 20 persen di antaranya untuk Jawa Barat. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah prioritas,” katanya.*

Berita Terkait

Muda dan Energik, Kang Atep Siap Bawa Olahraga Kabupaten Bogor Gemilang
Bupati Rudy Bantu Pembangunan dan Renovasi Masjid Nurul Yaqin di RT 01/04 Kelurahan Karadenan, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih 
Pemkab Bogor Perkuat Akses Informasi Arsip Melalui Inovasi SIKN–JIKN
Rudy Susmanto Kawal Aspirasi Warga ke Gubernur Dan Siapkan Jalur Khusus Tambang Sebagai Langkah Konkret
Rudy Susmanto Tegaskan Perbaikan Pendidikan Harus Dimulai Dari Ruang Kelas
Bupati Bogor Percepat Penataan Wilayah, Perkuat Akses dan Kualitas Lingkungan
Bupati Bogor Laksanakan Car Free Day Bersama Masyarakat di Tegar Beriman
Bupati Bogor Bersama Kapolres Monitoring Keberangkatan 115 Bus Pekerja Dalam Rangka May Day 2026 Di Monas

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:00 WIB

Muda dan Energik, Kang Atep Siap Bawa Olahraga Kabupaten Bogor Gemilang

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:28 WIB

Bupati Rudy Bantu Pembangunan dan Renovasi Masjid Nurul Yaqin di RT 01/04 Kelurahan Karadenan, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Bogor Perkuat Akses Informasi Arsip Melalui Inovasi SIKN–JIKN

Senin, 4 Mei 2026 - 16:57 WIB

Rudy Susmanto Kawal Aspirasi Warga ke Gubernur Dan Siapkan Jalur Khusus Tambang Sebagai Langkah Konkret

Senin, 4 Mei 2026 - 11:37 WIB

Rudy Susmanto Tegaskan Perbaikan Pendidikan Harus Dimulai Dari Ruang Kelas

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WIB

Bupati Bogor Laksanakan Car Free Day Bersama Masyarakat di Tegar Beriman

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:18 WIB

Bupati Bogor Bersama Kapolres Monitoring Keberangkatan 115 Bus Pekerja Dalam Rangka May Day 2026 Di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:54 WIB

TP-PKK Kabupaten Bogor Raih Juara Favorit di Pusaka Pusat Karya Nusantara 2026

Berita Terbaru