Bupati Bogor Bangga Kejuaraan Silat Cimande Jadi Bagian Sejarah Silat Dunia

- Pewarta

Sabtu, 6 September 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) sukses menggelar Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor. Ajang ini sekaligus memperebutkan Piala Bupati Bogor, ditutup dengan sarasehan budaya serta tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Sabtu (6/9/25).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, silat Cimande merupakan salah satu seni bela diri tertua di Indonesia yang lahir di Kabupaten Bogor. Sebab itu, Bumi Tegar Beriman merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang dari lahirnya salah satu beladiri silat tertua di Indonesia.

Bahkan katanya, saat melawan para penindas dan penjajah demi kemerdekaan Negara, bangsa atau rakyat Indonesia mengandalkan keterampilan silat karena saat itu belum ada sejata otomatis untuk berperang.

“Tentu kami bangga, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang melahirkan salah satu beladiri silat tertua di Indonesia, yakni Silat Aliran Cimande yang tercatat sudah ada sejak abad ke 16-17 Masehi. Sebab itu menjaga dan merawatnya sudah menjadi tanggungjawab kami selaku pemerintah daerah,” ungkap Bupati Bogor

Rudy Susmanto menyebut, Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor dan kejuaraan silat yang memperebutkan piala bupati merupakan salah satu upaya dari Pemkab Bogor untuk lebih menjaga dan merawat serta mengenalkan Silat Cimande kepada masyarakat umum.

Rudy pun berharap, ke depan nya silat Cimande juga bisa menjadi salah satu ektrakurikuler yang bisa diajarkan di sekolah-sekolah. Sehingga Silat Cimande membumi dan mengakar di seluruh wilayah Bogor.

“Kami menginginkan silat Cimande yang merupakan budaya dan beladiri asli milik Kabupaten Bogor, bisa dipelajari oleh semua generasi kita ke depan. Nanti guru nya dari Cimande, bisa mengajarkan atau melatih para siswa di sekolah. Selain untuk beladiri, tentu silat Cimande juga bisa disebut kegiatan olahraga dan olahrasa untuk mejaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” jelas Bupati Bogor.

Baca Juga :  Sesuai Arahan Presiden, Sekda Burhanudin Ingatkan PD Pasar Tohaga Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah

Katanya, untuk menggugah antusias masyarakat, tentu pemerintah dan pihak terkait harus memberikan informasi secara utuh tentang silat Cimande, mulai dari sejarahnya hingga prestasi-prestasinya.

“Untuk sejarah dan cerita kemahsyuran Cimande, kami bersama panitia juga sekaligus menggelar acara sarasehan pencak silat aliran Cimande,” terangnya.

Kemudian, Plt. Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Ria Marlisa menyebut, festival dan sarasehan pencak silat Cimande sudah menjadi agenda tahunan. Tahun ini, selain piala dan piagam penghargaan, pemenang juara umum juga berhak mendapatkan satu set gamelan gendang penca, sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bogor terhadap pelestarian seni pencak silat.

“Silat Cimande sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda yang diakui dunia. Inilah bentuk nyata komitmen Pemkab Bogor menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah masyarakat,” kata Ria.

Sementara Ketua Panitia, Syis Wahyudi, menambahkan kejuaraan kali ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor. Sebanyak 246 peserta dari belasan perguruan silat di Bogor Raya hingga Sukabumi ikut serta, bertanding dalam sembilan kategori asli Silat Cimande mulai dari tunggal, rampak, adu bincurang, hingga tradisi kelid.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan Bupati Bogor serta Pemkab Bogor yang begitu peduli terhadap pelestarian budaya Cimande,” ucap Syis.

Menurutnya, festival ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bogor untuk mengukuhkan diri sebagai pusat sejarah, pelestarian, sekaligus kebangkitan Silat Cimande di kancah dunia.****

Berita Terkait

Santri Puji MQK Jadi Wadah Aktualisasikan Ilmu Kitab Kuning
Rudy Susmanto Tekankan Penguatan Sinergi Pembangunan dengan Pemprov Jabar pada Musrenbang Jabar RKPD 2027
Eva Rudy Susmanto Ajak Kader PKK Tingkatkan Peran Sosial dan Pengabdian
Pemkab Bogor Tegaskan Dukungan Penuh Program Strategis Nasional Lewat Peresmian SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin
Pemkab Bogor dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus, Gerak Cepat Berantas Pungli
Sekda Ajat Tekankan ASN Harus Inisiatif dan Berorientasi Kinerja
Sekda Apresiasi Langkah Sekwan Susun Program dan Rencana Kerja DPRD TA 2027
Pemkab Bogor Tuntaskan Audit Investigasi Dugaan Jual Beli Jabatan Dan Penanganan Dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:28 WIB

Santri Puji MQK Jadi Wadah Aktualisasikan Ilmu Kitab Kuning

Rabu, 15 April 2026 - 20:11 WIB

Rudy Susmanto Tekankan Penguatan Sinergi Pembangunan dengan Pemprov Jabar pada Musrenbang Jabar RKPD 2027

Rabu, 15 April 2026 - 18:03 WIB

Eva Rudy Susmanto Ajak Kader PKK Tingkatkan Peran Sosial dan Pengabdian

Rabu, 15 April 2026 - 14:45 WIB

Pemkab Bogor Tegaskan Dukungan Penuh Program Strategis Nasional Lewat Peresmian SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin

Rabu, 15 April 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Bogor dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus, Gerak Cepat Berantas Pungli

Selasa, 14 April 2026 - 21:24 WIB

Sekda Apresiasi Langkah Sekwan Susun Program dan Rencana Kerja DPRD TA 2027

Selasa, 14 April 2026 - 21:22 WIB

Pemkab Bogor Tuntaskan Audit Investigasi Dugaan Jual Beli Jabatan Dan Penanganan Dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum

Selasa, 14 April 2026 - 12:57 WIB

Rudy Susmanto Berhasil Realisasikan 156,44 Hektare Hutan Kota dengan 45.152 Pohon Tertanam Dalam 4 Bulan

Berita Terbaru

Berita Bogor

Santri Puji MQK Jadi Wadah Aktualisasikan Ilmu Kitab Kuning

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:28 WIB