BabeBogor.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi menyerahkan Surat Keputusan Remisi Khusus (RK) kepada Warga Binaan Muslim pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan penyerahan tersebut dipusatkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Sabtu (21/3).
Secara nasional, sebanyak 154.785 orang mendapat RK Idulfitri dengan rincian, RK I sebanyak 153.642, RK II sebanyak 1.143 orang.
Sementara itu, 1.123 Anak Binaan mendapat Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus di mana 1.104 orang mendapat PMP Khusus I dan 19 orang mendapat PMP Khusus II.
Di wilayah Jawa Barat (Jabar) sendiri, sebanyak 18.224 orang mendapat RK Idulfitri dengan rincian RK I debanyak 18.089 orang dan RK II sebanyak 135 orang.
Adapun penerima PMP Khusus berjumlah 111 Anak Binaan yang terdiri dari 104 penerima PMP Khusus I dan tujuh orang penerima PMP Khusus II.
Saat membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Dirjenpas menyebut pemberian Remisi dan PMP menjadi komitmen negara dalam memberikan hak Warga Binaan setelah berhasil menjalani pembinaan dengan baik.
“RK dan PMP Khusus Idulfitri diberikan sebagai bentuk penghargaan negara kepada Warga Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif dan mengikuti program pembinaan dengan baik. Kami berharap momentum ini makin memotivasi mereka untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ucapnya.
Setelah menyerahkan RK dan PMP, Dirjenpas juga meninjau layanan di Lapas Narkotika Gunung Sindur dan Lapas Khusus Gunung Sindur.
Peninjauan berfokus pada alur layanan kunjungan, kesiapan sarana prasarana, pengamanan, serta pengawasan dan ragam pembinaan kemandirian.
Salah satu pembinaan kemandirian yang mendapatkan perhatian khusus dan apresiasi, yakni produksi kandang ayam petelur di Lapas Narkotika Gunung Sindur.
“Kami harap Warga Binaan terus berperilaku baik, aktif mengikuti pembinaan, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih produktif dan bertanggung jawab,“ pungkasnya.***












