Bappenda Kabupaten Bogor Luncurkan Aplikasi Lapor Pak, Ini Tujuannya

- Pewarta

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BabeBogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor meluncurkan aplikasi inovatif “Lapor Pak” guna mengoptimalkan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Aplikasi ini bertujuan memudahkan desa dan kelurahan dalam melaporkan potensi pajak dan retribusi secara cepat, jelas, dan real-time, serta mendukung pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efisien dan transparan.

Sebagaimana diketahui bahwa, Kabupaten Bogor terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Menurut Pasal 72 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, salah satu sumber pendapatan desa adalah bagian dari hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebesar 10% dari penerimaan tersebut.

Untuk optimalisasi pengelolaan pajak daerah bahkan Pemkab Bogor telah menetapkan Peraturan Bupati Bogor Nomor 32 Tahun 2023 tentang Pengalokasian Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah ditetapkan.

Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Andri Hadian menerangkan, inovasi “Lapor Pak” hadir untuk menjadi solusi dari beberapa permasalahan dalam pengelolaan pajak daerah, seperti belum adanya regulasi pelaporan potensi pajak dan retribusi daerah, rendahnya tingkat pemahaman dan partisipasi desa/kelurahan, serta data potensi pajak yang belum dimutakhirkan secara optimal.

“Kondisi ini perlu diperbaiki agar penerimaan pajak daerah dapat meningkat dan mendukung pembangunan desa,” kata Andri Hadian.

Lanjut Andri menjelaskan, peluncuran aplikasi “Lapor Pak” bertujuan menggali potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di wilayah desa dan kelurahan, memutakhirkan data potensi tersebut, serta meningkatkan penerimaan pajak daerah.

“Aplikasi ini dirancang untuk mendukung partisipasi aktif desa dalam melaporkan potensi pajak, sehingga potensi penerimaan pajak dapat tergali secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, manfaat dari aplikasi ini antara lain termutakhirkan data potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang berdampak pada peningkatan penerimaan, serta meningkatnya penerimaan bagian desa dari BHPRD yang dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan di desa dan kelurahan.

Baca Juga :  Melalui Budaya Ngalokat Cai, Pemkab Bogor Berkomitmen Melestarikan Lingkungan dengan Penebaran Indukan dan Benih Ikan Sesuai Prinsip Konservasi

“Dengan aplikasi ‘Lapor Pak’, kami berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif,” ungkapnya.

Andri menambahkan, rencana kegiatan untuk pembangunan dan implementasi aplikasi “Lapor Pak” meliputi pembentukan tim efektif kegiatan, rapat koordinasi dengan stakeholder, dan pengembangan aplikasi. Langkah-langkah yang dilakukan mencakup koordinasi dengan mentor, penyusunan desain aplikasi, serta pemutakhiran data potensi pajak eksisting, serta menyusun langkah kerja yang terstruktur untuk memastikan implementasi aplikasi ‘Lapor Pak’ berjalan lancar.

“Kami yakin bahwa dengan dukungan semua pihak, terutama partisipasi aktif dari desa-desa, potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Kabupaten Bogor dapat tergali secara optimal. Semoga dengan adanya aplikasi “Lapor Pak”, diharapkan Kabupaten Bogor dapat terus meningkatkan penerimaan pajak daerah secara transparan dan efisien, demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang berkeberkelanjutan,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Jadi Tempat Edukasi Wisata, Rest Domba Tubing Karadenan Dipadati Warga 
SPMB 2026 RAMAH untuk Semua, Disdik Kabupaten Bogor Buka Helpdesk hingga Masa Pendaftaran Berakhir
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan Forum Pondok Pesantren dan DKM se-Bogor Raya untuk Melindungi Generasi Muda
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Kategori Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Pemkab Bogor Sukses Gelar Riungan Gede Jasinga dan Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang
Rudy Susmanto Serahkan Hibah Lahan kepada Paspampres Untuk Pembangunan Rumah Susun
Rudy Susmanto Pertahankan Predikat WTP Untuk Pemkab Bogor
Turnamen Biliar Bupati Cup 2026 Perkuat Solidaritas dan Sportivitas Pegawai Pemkab Bogor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:44 WIB

Jadi Tempat Edukasi Wisata, Rest Domba Tubing Karadenan Dipadati Warga 

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:04 WIB

SPMB 2026 RAMAH untuk Semua, Disdik Kabupaten Bogor Buka Helpdesk hingga Masa Pendaftaran Berakhir

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:33 WIB

Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan Forum Pondok Pesantren dan DKM se-Bogor Raya untuk Melindungi Generasi Muda

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:28 WIB

Rudy Susmanto Raih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 Kategori Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:36 WIB

Pemkab Bogor Sukses Gelar Riungan Gede Jasinga dan Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:08 WIB

Rudy Susmanto Pertahankan Predikat WTP Untuk Pemkab Bogor

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WIB

Turnamen Biliar Bupati Cup 2026 Perkuat Solidaritas dan Sportivitas Pegawai Pemkab Bogor

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:06 WIB

Rudy Susmanto Bangga, Panda Pertama Indonesia Lahir di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru