BABEBOGOR.COM – PT ANTAM Tbk kembali menorehkan prestasi di bidang keberlanjutan pada ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang diselenggarakan PT SUCOFINDO di Bali. Di tengah kompetisi yang diikuti 253 perusahaan dengan 954 paper inovasi dan 48 Local Hero, ANTAM berhasil meraih Best Participant Award, yang semakin lengkap dengan capaian empat Platinum dan empat Silver dari UBPE Pongkor.
ENSIA 2026 mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”, yang menekankan pentingnya inovasi dalam mendukung keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat. Tingginya partisipasi pada tahun ini menunjukkan semakin kuatnya perhatian dunia usaha terhadap inovasi lingkungan dan sosial.
Empat penghargaan Platinum UBPE Pongkor diraih pada kategori Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air, 3R Limbah Padat Non-B3, serta Inovasi Sosial. Sementara itu, empat penghargaan Silver diperoleh pada kategori Efisiensi Energi, Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3, Pengelolaan Sampah, serta Perlindungan Keanekaragaman Hayati.
Capaian ANTAM juga diperkuat dengan keberhasilan mendampingi Ida Herlina atau Mak Ida, tokoh petani perempuan dari Desa Kalong Liud, yang berhasil meraih penghargaan Local Hero ENSIA 2026. Keberhasilan Mak Ida menunjukkan komitmen ANTAM dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, termasuk memberikan ruang yang semakin besar bagi perempuan untuk berperan dalam kegiatan ekonomi produktif dan pembangunan masyarakat.
Java Region CSR & ER Subdivision Head PT ANTAM Tbk, Agustinus Toko Susetio, S.P., M.M., mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan harus mampu menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bagi kami, penghargaan bukanlah tujuan akhir. Yang terpenting adalah bagaimana inovasi mampu menjawab persoalan nyata, meningkatkan kinerja lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Keberhasilan Mak Ida sebagai Local Hero juga membuktikan bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan dan kemandirian masyarakat,” ujar Agustinus.
Keberhasilan meraih Best Participant Award, empat Platinum, empat Silver, serta penghargaan Local Hero, di tengah partisipasi ratusan perusahaan dan hampir seribu inovasi pada ENSIA 2026, menjadi motivasi bagi ANTAM untuk terus memperkuat budaya inovasi dan praktik beyond compliance.
“Prestasi ini membanggakan sekaligus menjadi tanggung jawab. Inovasi harus terus dikembangkan dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, serta keberlanjutan operasi,” tutup Agustinus.






