Perkuat Perlindungan Sosial, Pemkab Bogor Berikan Jaminan Sosial Bagi Ribuan Pekerja Rentan dan Marbot

- Pewarta

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Babebogor.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat. Melalui Dinas Ketenagakerjaan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Bogor menyerahkan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada 44.259 pekerja rentan serta 3.581 marbot di Kabupaten Bogor. Penyerahan kartu dilakukan secara simbolis di Lobi Gedung Tegar Beriman, Minggu (14/12/2025).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, Nana Mulyana menjelaskan, program ini dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Barat dan APBD Kabupaten Bogor, serta merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Bogor Nomor 48 Tahun 2025 tentang Pedoman Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan.

“Program ini merupakan implementasi Perbup Nomor 48 Tahun 2025, di mana salah satu alokasi prioritasnya adalah perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di desa. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Nana Mulyana.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa jumlah penerima manfaat akan terus meningkat.

“Pada tahun 2026, kami menargetkan jumlah penerima perlindungan ini meningkat menjadi 5.535 penerima,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, Andi Widya Leksana, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemkab Bogor dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan bagi pekerja rentan dan marbot.

“Melalui program ini, negara hadir melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menjamin keselamatan dan perlindungan kerja bagi pekerja rentan dan marbot di Kabupaten Bogor,” ujar Andi.

Andi menjelaskan bahwa berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, terdapat sekitar 2,1 juta pekerja di Kabupaten Bogor, yang terdiri dari 1,1 juta pekerja formal dan 1 juta pekerja informal. Dari data P3KE, tercatat sekitar 354 ribu pekerja rentan yang berpotensi mengalami kemiskinan baru.

Baca Juga :  Kepemimpinan Visioner dan Inovatif, Bupati Bogor Raih Most Inspiring Leader Awards 2026

“Pekerja rentan adalah mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap, kondisi kerja kurang layak, serta pekerjaan yang tidak stabil. Kelompok inilah yang perlu mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.

Saat ini, sebanyak 44.259 pekerja rentan telah dilindungi melalui APBD Provinsi Jawa Barat, serta 3.581 pekerja marbot melalui APBD Kabupaten Bogor.

“Kami berharap pada tahun 2026 jumlah perlindungan ini dapat meningkat menjadi 5.535 penerima,” lanjut Andi.

Terkait pembiayaan, Andi menambahkan bahwa program ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan sumber pendanaan lainnya. Ia juga mendorong perlunya regulasi dan kesadaran pekerja mandiri untuk mendaftarkan diri secara mandiri.

“Iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri hanya Rp16.800 per bulan, atau sekitar Rp201.000 per tahun. Ini adalah investasi perlindungan yang sangat terjangkau untuk menjamin keselamatan dan masa depan pekerja,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor.*

Berita Terkait

Pemkab Bogor Dampingi Pasien Kanker Stadium IV, Pastikan Pengobatan dan Jaminan Kesehatan Terpenuhi
Rudy Susmanto Ikuti Tabur Bunga di TMP Brimob, Tegaskan Pengabdian Untuk Negeri Harus Dilanjutkan
Pemkab Bogor Sosialisasikan Sekolah Rakyat di Jasinga, Wujud Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan
Bupati Bogor Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Infrastruktur Jalan di Kabupaten Bogor Melalui Inpres Jalan Daerah
Rudy Susmanto Hadir Untuk Novi, Pastikan Pendidikan hingga Ekonomi Keluarga Terjamin
Kabupaten Bogor Berhasil Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Jadi Lebih Akuntabel, Transparan, dan Tepat Sasaran
Bupati Bogor Dorong Pengembangan Jaringan Perkeretaapian Selatan dan Barat untuk Atasi Kemacetan dan Perkuat Ekonomi Wilayah
Pos Koramil Megamendung Diresmikan, Bupati Bogor Dorong Penguatan Peran TNI dalam Menjaga Ketertiban Wilayah

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkab Bogor Dampingi Pasien Kanker Stadium IV, Pastikan Pengobatan dan Jaminan Kesehatan Terpenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:19 WIB

Rudy Susmanto Ikuti Tabur Bunga di TMP Brimob, Tegaskan Pengabdian Untuk Negeri Harus Dilanjutkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00 WIB

Pemkab Bogor Sosialisasikan Sekolah Rakyat di Jasinga, Wujud Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bupati Bogor Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat untuk Infrastruktur Jalan di Kabupaten Bogor Melalui Inpres Jalan Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rudy Susmanto Hadir Untuk Novi, Pastikan Pendidikan hingga Ekonomi Keluarga Terjamin

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bupati Bogor Dorong Pengembangan Jaringan Perkeretaapian Selatan dan Barat untuk Atasi Kemacetan dan Perkuat Ekonomi Wilayah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:32 WIB

Pos Koramil Megamendung Diresmikan, Bupati Bogor Dorong Penguatan Peran TNI dalam Menjaga Ketertiban Wilayah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:23 WIB

Sekda Kabupaten Bogor Serap Aspirasi Sekolah dan Perkuat Edukasi Anti Narkoba Lewat “KAMI MENDENGAR”

Berita Terbaru